Daftar Lima Kota/Kab Biaya Hidup Termahal di Kaltim

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
9 Agu 2025 01:23
2 menit membaca

BALIKPAPAN — Biaya hidup di Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan perbedaan mencolok antar daerah. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim tahun 2024 mengungkap Kota Balikpapan sebagai daerah dengan biaya hidup termahal.

Setiap warga Balikpapan menghabiskan rata-rata Rp 2.460.933 per bulan. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding rata-rata daerah lain di Kaltim yang hanya sekitar Rp 1,5 juta per kapita.

Data BPS juga menunjukkan adanya pola pengeluaran yang berbeda antara penduduk perkotaan dan perdesaan.

Rata-rata warga di perkotaan Kaltim mengeluarkan Rp 2.198.681 setiap bulan untuk konsumsi makanan dan non makanan. Sedangkan penduduk perdesaan menghabiskan Rp 1.690.881 per bulan.

Perbedaan ini dipengaruhi akses fasilitas dan gaya hidup. Di kota, pengeluaran untuk kebutuhan non makanan seperti hiburan, pendidikan, dan kesehatan lebih besar. Sementara di desa, pengeluaran makanan menjadi prioritas utama.

Daftar Biaya Hidup Per Kapita di Kaltim Tahun 2024

Berikut rincian pengeluaran per kapita di lima daerah dengan biaya hidup termahal di Kaltim:

  • Balikpapan
    Total pengeluaran: Rp 2.460.933
    Makanan: Rp 1.019.506
    Non makanan: Rp 1.441.427

  • Samarinda
    Total pengeluaran: Rp 2.258.433
    Makanan: Rp 941.017
    Non makanan: Rp 1.317.416

  • Bontang
    Total pengeluaran: Rp 2.176.917
    Makanan: Rp 902.716
    Non makanan: Rp 1.274.201

  • Kutai Timur
    Total pengeluaran: Rp 2.163.799
    Makanan: Rp 999.528
    Non makanan: Rp 1.164.271

  • Berau
    Total pengeluaran: Rp 2.058.211
    Makanan: Rp 969.931
    Non makanan: Rp 1.088.280

Perbedaan ini menunjukkan gaya hidup dan kebutuhan masyarakat di setiap daerah sangat beragam. Kota-kota besar cenderung mengalokasikan pengeluaran lebih banyak untuk kebutuhan non makanan, sementara di daerah lebih banyak untuk makanan pokok. [DIAS]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }