Data Pemilih Bontang Terbaru Capai 139.148 Orang, Ini Rinciannya

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
2 Okt 2026 19:33
3 menit membaca

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang kembali memperbarui data pemilih melalui Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026.

Rapat pleno yang berlangsung di Ruang Rapat Husni Kamil Manik, Kantor KPU Kota Bontang, Rabu (30/9/2026), menetapkan jumlah pemilih berkelanjutan sebanyak 139.148 orang.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan data pada triwulan sebelumnya yang tercatat sebanyak 139.131 pemilih. Dengan demikian, terdapat penambahan bersih sebanyak 17 pemilih.

Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Bontang, Ozzie Osbourne Hannaniel, mengatakan data terbaru tersebut terdiri atas 71.866 pemilih laki-laki dan 67.282 pemilih perempuan.

Penetapan itu dituangkan dalam Berita Acara Nomor 83/ppp.07-BA/6474/2026 tentang Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan Ketiga Tahun 2026.

Dalam proses pemutakhiran tersebut, KPU Bontang mencatat terdapat 2.433 pemilih baru yang masuk dalam data. Pada saat bersamaan, sebanyak 2.416 pemilih dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan dikeluarkan dari daftar.

Selain itu, KPU juga melakukan perbaikan elemen data terhadap 33 pemilih.

Pemutakhiran tersebut dilakukan dengan memanfaatkan sejumlah sumber data. Salah satunya data turunan Semester I Tahun 2026 dari Kementerian Dalam Negeri yang disampaikan melalui KPU Republik Indonesia.

KPU Bontang juga menerima masukan dari Polres Bontang mengenai anggota Polri yang telah memasuki masa purna tugas dan berpotensi mengalami perubahan status dalam data pemilih.

Verifikasi Data Pemilih Meninggal

Tidak hanya mengandalkan data administrasi, KPU Bontang juga melakukan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) terhadap data pemilih yang dilaporkan meninggal dunia.

Petugas mendatangi langsung alamat pemilih untuk memastikan informasi tersebut. Konfirmasi dilakukan kepada pihak keluarga maupun ketua Rukun Tetangga (RT) setempat.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan data yang akan dicoret dari daftar pemilih benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Tentang kebenaran data yang ada sebelum dilakukan pencoretan di Daftar Pemilih Kota Bontang,” jelas Ozzie.

Menurut KPU Bontang, pemutakhiran data pemilih merupakan proses yang akan terus berjalan hingga memasuki tahapan pemilu. Penetapan PDPB dilakukan melalui rapat pleno terbuka setiap tiga bulan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan terkait pemilu dan pemilihan kepala daerah, termasuk Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum serta regulasi KPU mengenai Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan.

Warga Diminta Aktif Cek Data

KPU Bontang juga mengajak masyarakat mengambil bagian dalam proses pemutakhiran data. Warga diminta secara berkala mengecek status dan elemen data kepemiluan masing-masing.

Pengecekan dapat dilakukan melalui layanan Cek DPT Online KPU. Masyarakat juga dapat menyampaikan tanggapan apabila menemukan persoalan dalam data pemilih, seperti belum terdaftar dalam DPT, terdapat anggota keluarga yang meninggal dunia, pindah domisili, mengalami perubahan status menjadi TNI/Polri, maupun terdapat perubahan elemen data lainnya.

Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk membantu KPU menjaga akurasi daftar pemilih secara berkelanjutan.

Rapat pleno terbuka tersebut turut dihadiri perwakilan Kodim 0809 Bontang, Polres Bontang, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bontang, Kesbangpol Kota Bontang, Disperkintam Kota Bontang, Lapas Kelas IIA Bontang, serta Bawaslu Kota Bontang. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }