Petugas BPBD Evakuasi wisatawan yang cedera kakinya saat di Pulau Beras Basah. (BPBD Bontang)NEWSBORNEO.ID – Aktivitas wisata di Pulau Beras Basah sempat terganggu setelah seorang pengunjung mengalami cedera pada bagian kaki, Sabtu (11/7/2026) sore.
Informasi kejadian tersebut langsung ditindaklanjuti tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang dengan melakukan penjemputan menggunakan speedboat.
Korban diketahui Salmawati, 40, warga Kelurahan Tanjung Laut Indah. Setelah mendapat pertolongan awal di lokasi, korban dibawa menuju Pelabuhan Tanjung Laut Indah untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bontang, Ismail mengatakan, perjalanan menuju pelabuhan membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Sementara itu, petugas BPBD yang berada di darat telah disiapkan untuk menyambut korban.
“Tim darat standby dengan PSC di Pelabuhan Tanjung Laut,” kata Ismail saat dihubungi.
Kesiapan tersebut dilakukan agar proses pemindahan korban dari speedboat dapat langsung dilanjutkan dengan pemeriksaan medis. Tim Public Safety Center (PSC) juga disiagakan apabila korban membutuhkan penanganan lanjutan.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bagi wisatawan yang beraktivitas di kawasan pantai untuk memperhatikan kondisi sekitar. Permukaan pantai dapat menyimpan benda yang berpotensi melukai kaki, terutama ketika pengunjung berjalan tanpa perlindungan.
BPBD mengingatkan penggunaan alas kaki menjadi salah satu langkah sederhana untuk mengurangi risiko cedera. Pengunjung juga perlu memperhatikan keberadaan batu karang serta kondisi perairan sebelum melakukan aktivitas di laut.
Ismail mengimbau wisatawan tidak hanya memperhatikan kesenangan selama berada di lokasi wisata, tetapi juga memastikan keselamatan diri dan orang-orang yang ikut berlibur.
“Selalu menggunakan alas kaki jika bermain di pantai,” pungkasnya. (ADV)
Tidak ada komentar