Pelaksanaan pengambilan sumpah tahun ini memiliki makna tersendiri. Seluruh peserta mengikuti prosesi secara terpadu meskipun sebagian di antaranya telah dialihkan penugasannya ke jajaran Kodam XXII/Tambun Bungai sebagai bagian dari penyesuaian organisasi dan pelaksanaan alih komando pengendalian (kodal).BALIKPAPAN – Sebanyak 241 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Pertahanan Unit Organisasi TNI Angkatan Darat resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui upacara pengambilan sumpah yang digelar di Markas Kodam VI/Mulawarman, Balikpapan, Selasa (28/7/2026).
Upacara tersebut dipimpin Kepala Staf Kodam (Kasdam) VI/Mulawarman, Brigjen TNI Andy Setyawan, S.Sos., M.I.P., mewakili Pangdam VI/Mulawarman. Prosesi berlangsung khidmat sebagai penanda dimulainya pengabdian penuh para aparatur sipil negara di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Pelaksanaan pengambilan sumpah tahun ini memiliki makna tersendiri. Seluruh peserta mengikuti prosesi secara terpadu meskipun sebagian di antaranya telah dialihkan penugasannya ke jajaran Kodam XXII/Tambun Bungai sebagai bagian dari penyesuaian organisasi dan pelaksanaan alih komando pengendalian (kodal).
Walaupun secara administratif telah berada di satuan berbeda, seluruh peserta tetap mengucapkan sumpah setia secara bersama di Makodam VI/Mulawarman sebagai simbol persatuan dan komitmen terhadap institusi.
Dalam amanat Pangdam yang dibacakan Kasdam VI/Mulawarman, ditegaskan bahwa perubahan status dari CPNS menjadi PNS bukan sekadar proses administratif, melainkan sebuah amanah dan komitmen moral untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
“Sumpah yang Saudara ikrarkan adalah Sumpah Setia kepada Bangsa dan Negara. Di mana pun Saudara bertugas, ingatlah bahwa kalian merupakan bagian yang utuh dari keluarga besar Kementerian Pertahanan dan TNI Angkatan Darat,” tegas Kasdam.
Sebagai bekal dalam menjalankan tugas, Pangdam memberikan lima pesan penting kepada para PNS yang baru dilantik.
Pertama, meningkatkan keimanan dan ketakwaan sebagai fondasi moral dalam bekerja secara jujur, ikhlas, dan bertanggung jawab.
Kedua, menjaga loyalitas kepada institusi serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang yang dapat mencederai kepercayaan publik.
Ketiga, terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan diri agar mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi yang semakin pesat.
Keempat, bekerja secara disiplin, responsif, tertib administrasi, serta mampu mengambil tindakan secara cepat, tepat, dan akurat dalam mendukung tugas organisasi.
Kelima, menjadi teladan yang baik, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Kasdam juga mengingatkan para komandan dan kepala satuan agar memberikan pembinaan berkelanjutan kepada para PNS di lingkungan masing-masing. Pembinaan tersebut mencakup penguatan karakter, peningkatan kompetensi, pemberian kesempatan untuk berkembang, hingga menciptakan suasana kerja yang sehat dan produktif.
Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh dukungan lingkungan kerja yang mampu mendorong setiap personel memberikan kinerja terbaik.
Menutup amanat Pangdam, Kasdam mengajak seluruh PNS yang baru diambil sumpahnya untuk menjadikan momentum tersebut sebagai awal pengabdian yang penuh dedikasi, integritas, dan profesionalisme.
“Bekerjalah dengan hati, berkaryalah dengan prestasi, serta jadilah PNS yang BerAKHLAK dan berintegritas tinggi dalam memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” pungkasnya. (*)
Tidak ada komentar