Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris.BONTANG – Pemerintah Kota Bontang menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak, terutama agar tidak bermain di area yang berisiko membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan.
Sorotan itu muncul setelah insiden pengendara motor terjatuh saat berupaya menghindari anak-anak yang bermain layangan di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Loktuan, beberapa waktu lalu.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, mengatakan pengawasan terhadap anak seharusnya dimulai dari lingkungan keluarga sebagai benteng pertama.
Menurutnya, orang tua perlu lebih aktif memberikan pemahaman kepada anak terkait lokasi bermain yang aman dan potensi bahaya di ruang publik.
“Anak-anak itu harus dibekali pemahaman sejak di rumah. Orang tua punya tanggung jawab utama agar mereka tidak bermain di tempat yang bisa membahayakan,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Ia menilai, insiden tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan anak bukan hanya soal pengawasan pemerintah, tetapi juga kesadaran keluarga dan lingkungan sekitar.
Jika aktivitas anak terjadi saat hari efektif sekolah, kata dia, pihak sekolah juga punya tanggung jawab untuk memastikan siswa tetap berada dalam pengawasan.
Sedangkan di luar jam sekolah, peran masyarakat dinilai penting untuk ikut mengingatkan apabila melihat anak bermain di lokasi rawan.
“Kalau melihat ada anak-anak bermain di jalan atau tempat berbahaya, sebaiknya langsung ditegur. Itu bentuk kepedulian bersama,” katanya.
Agus Haris menambahkan, titik-titik seperti jalan raya, bantaran sungai, hingga kawasan pesisir menjadi lokasi yang harus mendapat perhatian lebih karena berisiko tinggi bagi keselamatan anak.
Ia berharap kejadian serupa tidak terulang dan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan terus diperkuat.
“Pencegahan lebih penting. Jangan sampai ada kejadian baru kita bertindak,” pungkasnya
Tidak ada komentar