Menjalani Tak Pasti, Sakitnya Tuh di Sini!

Redaksi
19 Apr 2021 01:18
Kolom 0
3 menit membaca

WABAH ini sudah menyerang setahun belakangan, sejak 2019. Dari itu diberi nama COVID-19. Berbagai upaya sudah dilakukan semua elemen untuk membasminya. Bukannya pergi, malah seakan-akan kian betah berada di tengah-tengah masyarakat.

Penyakit ini datang, meluluhlantakkan semua sektor. Ekonomi paling anjlok. Nahas banyak gulung tikar. Terlebih pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Pemutusan Hak Kerja (PHK) merajalela. Sepihak ingin dimengerti. Keadaan mengharuskan.

Terburuk, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah/Negara (APBD/N) terkena refocusing. Alias dipangkas. Entah apa hasil dari potongannya. Segitiga, segi empat atau bahkan bulat (mari sama-sama menerawang).

Bukan tanpa sebab, katanya untuk penanganan virus tak kasat mata ini. Mulanya semprot-semprot desinfektan di setiap sudut yang dianggap berpotensi menyebarkan corona. Lambat laun, kendor.

Upaya lainnya pengadaan vaksin. Menyasar pelayanan publik. Aparatur Sipil Negara (ASN), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), ojek online, hingga tokoh agama.

Tapi, bagaimana pun COVID-19 tak bisa hilang. Ia dicari, melalui tracking. Pun pemerintah, satgas, bahkan semuanya mengimbau bagi yang habis perjalanan ke luar daerah wajib lapor.

Begitupun jika telah kontak dengan orang yang sudah jelas terkonfirmasi positif mesti laporan ke tim COVID-19. Agar cepat dapat penanganan.

Dari 3.708.936 jiwa (dikutip dari kaltim.bps.go.id) di kota yang memiliki 3 kecamatan 15 kelurahan ini, ada beberapa yang sadar, taat ikuti imbauan. Mereka melapor telah bertemu dan kontak dengan pasien yang sudah dinyatakan positif.

Akhirnya tahap demi tahap diikuti, rapid kemudian PCR. Ketika hasil keluar, ada yang dirawat intensif di Rumah Sakit. Ada juga yang hanya dianjurkan isolasi mandiri, atau biasa disebut isoman.

Parahnya, sudah taat tidak beraktifitas di luar, pekerjaan ditinggalkan tetapi seolah-olah pihak satgas tak ada beban, hanya sekadar disuruh karantina. Tak ada penanganan lanjut.

Pengawasan, perawatan tidak ada. Bahkan hanya sekadar memberi vitamin pun tak ada, lalu gunanya diperiksa apa. Apakah hanya sekadar tahu, kondisimu sedang tidak baik-baik saja meski fisikmu kuat, sehat. Kamu positif. Hanya sebatas itu? Apakah itu disebut lepas tanggung jawab?.

Bagaimana kalau yang positif ini tiba-tiba atau memang sudah bawaan memiliki penyakit lain. Maag, misalnya?. Apa yang harus dilakukan, apa yang harus dikonsumsi?.

Apa bedanya isoman dengan dirawat intensif. Mereka sama-sama butuh penanganan. Yang isolasi di rumah sudah mengalah, tak di rawat, tak menambah kerjaan tenaga kesehatan. Tapi, bagaimana penanganannya?.

Bukankah ada anggaran COVID-19? Anggaran diprioritaskan dalam menangani COVID-19? Penanganan yang bagaimana? Dilansir dari Bisnis.com dengan judul “Anggaran Covid-19 Tembus Rp130,03 Triliun, Sri Mulyani: Ini Setara 4 proyek MRT “. Besar bukan?.

Tak hanya itu, ada juga yang sudah karantina setelah melakukan PCR. Menunggu hasil. Tapi, tak kunjung keluar. Entah positif atau negatif. Menurut saja, isoman. Aktifitas terbatas, pekerjaan juga terbengkalai. Dilema.

Katanya 3 sampai 4 hari. Tapi ada juga yang sudah lewat dari itu belum dapat informasi tentang keadaannya. Namun, ada yang tidak sampai 3 hari sudah tahu hasilnya. Ditumpuk atau diacak? Terus, bagaimana mereka yang duluan melakukan pemeriksaan. Sakitnya bukan karena COVID-19, tapi karena digantung.

Kita berusaha saling mengerti. Mengerti dengan kalian. Pekerjaan berat, harus berurusan dengan virus ini. Lalu, yang menunggu hasil bagaimana? Sabar? Sudah. Yang terkonfirmasi positif tapi tidak dapat tindaklanjut? Plis, jangan hanya mau dimengerti. **

Ditulis: Mirahayati
Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bontang

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }
news-0912

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

10031

10032

10033

10034

10035

10036

10037

10038

10039

10040

10041

10042

10043

10044

10045

10101

10102

10103

10104

10105

10106

10107

10108

10109

10110

10221

10222

10223

10224

10225

10226

10227

10228

10229

10230

11000

11001

11002

11003

11004

11005

11006

11007

11008

11009

10111

10112

10113

10114

10115

10231

10232

10233

10234

10235

10236

10237

10238

10239

10240

11010

11011

11012

11013

11014

11015

11016

11017

11018

11019

10046

10047

10048

10049

10050

10051

10052

10053

10054

10055

10056

10057

10058

10059

10060

10116

10117

10118

10119

10120

10121

10122

10123

10124

10125

10126

10127

10128

10129

10130

10206

10207

10208

10209

10210

10211

10212

10213

10214

10215

10216

10217

10218

10219

10220

11020

11021

11022

11023

11024

11025

11026

11027

11028

11029

11030

11031

11032

11033

11034

9041

9042

9043

9044

9045

10061

10062

10063

10064

10065

10066

10067

10068

10069

10070

10131

10132

10133

10134

10135

10136

10137

10138

10139

10140

10196

10197

10198

10199

10200

10201

10202

10203

10204

10205

11035

11036

11037

11038

11039

11040

11041

11042

11043

11044

10011

10012

10013

10014

10015

10016

10017

10018

10019

10020

10021

10022

10023

10024

10025

10026

10027

10028

10029

10030

10141

10142

10143

10144

10145

10146

10147

10148

10149

10150

10181

10182

10183

10184

10185

10186

10187

10188

10189

10190

10191

10192

10193

10194

10195

11045

11046

11047

11048

11049

11050

11051

11052

11053

11054

11055

11056

11057

11058

11059

10071

10072

10073

10074

10075

10076

10077

10078

10079

10080

10081

10082

10083

10084

10085

10151

10152

10153

10154

10155

10156

10157

10158

10159

10160

10161

10162

10163

10164

10165

10166

10167

10168

10169

10170

10171

10172

10173

10174

10175

10176

10177

10178

10179

10180

11060

11061

11062

11063

11064

11065

11066

11067

11068

11069

11070

11071

11072

11073

11074

10086

10087

10088

10089

10090

10091

10092

10093

10094

10095

10096

10097

10098

10099

10100

news-0912