Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum, Anwar Sadat, hadir membuka rangkaian kegiatan bersama Lurah Gunung Elai, Sulistyo.BONTANG – Semangat kebersamaan dalam mewujudkan visi “Bontang Berbenah” terus tumbuh hingga tingkat kelurahan. Hal itu terlihat dalam gelaran Pesta Rakyat Gebyar Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kelurahan Gunung Elai, yang resmi dibuka pada Kamis (20/8/2026).
Berpusat di kawasan Jembatan Warna-Warni, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan untuk masyarakat, tetapi juga mencerminkan kuatnya kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, organisasi masyarakat, pemuda, pelaku usaha, dan warga.
Mewakili Wali Kota Bontang, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum, Anwar Sadat, hadir membuka rangkaian kegiatan bersama Lurah Gunung Elai, Sulistyo.
Sejumlah unsur turut mendukung pelaksanaan kegiatan, mulai dari TNI/Polri, pengurus RT dan LPM, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa KKN Universitas Mulawarman (Unmul), pihak swasta, hingga masyarakat setempat.
Pemerintah Kota Bontang memberikan apresiasi terhadap inisiatif warga yang secara mandiri menggelar berbagai kegiatan dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan.
Dalam sambutannya, Anwar Sadat mengatakan momentum HUT Kemerdekaan RI seharusnya tidak berhenti pada perayaan seremonial. Lebih dari itu, kemerdekaan harus menjadi kesempatan untuk memperkuat persaudaraan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Kemerdekaan harus kita maknai dengan memperkuat kebersamaan dan kepedulian, sehingga masyarakat semakin guyub, kreatif, dan saling mendukung,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi berbagai kegiatan yang digelar masyarakat karena tidak hanya menghibur, tetapi turut menanamkan nilai sportivitas dan kepedulian terhadap lingkungan.
Sejumlah perlombaan seperti gaple, voli ceria, serta lomba kampung bersih dan hijau menjadi bagian dari rangkaian perayaan tersebut.
Pesta Rakyat Gebyar Kemerdekaan ke-81 RI ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 20 hingga 23 Agustus 2026.
Selama kegiatan berlangsung, kawasan Jembatan Warna-Warni diharapkan menjadi ruang interaksi masyarakat sekaligus panggung bagi kreativitas warga. Selain itu, kegiatan tersebut juga membuka peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya.
Tak hanya itu, pesta rakyat tersebut turut menjadi ruang untuk memperkenalkan seni dan budaya serta memperkuat hubungan sosial antarwarga.
Pemkot Bontang berharap kawasan sungai dan Jembatan Warna-Warni dapat terus dikembangkan sebagai ruang publik yang inklusif sekaligus menjadi salah satu identitas kawasan Gunung Elai.
Sementara itu, Ketua LPM Karang Taruna Kelurahan Gunung Elai, Muhammad Irfan, mengatakan kesuksesan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak dan partisipasi aktif masyarakat.
Menurutnya, sejumlah perlombaan seperti voli ceria, gaplek, dan lomba kebersihan lingkungan telah berlangsung dengan antusiasme tinggi. Rangkaian kegiatan selanjutnya akan diisi dengan lomba mewarnai yang melibatkan anak-anak TK.
“Kegiatan ini kami harapkan tidak hanya memeriahkan HUT Kemerdekaan, tetapi juga mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat Gunung Elai,” ujarnya.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga dinilai sejalan dengan semangat “Bontang Berbenah” dan slogan “Indahnya Dalam Kebersamaan”.
Di sela rangkaian kegiatan, panitia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan fasilitas umum, memelihara keamanan dan ketertiban lingkungan, serta ikut mempromosikan produk UMKM lokal.
Dengan kolaborasi pemerintah dan masyarakat tersebut, pesta rakyat di Gunung Elai diharapkan tidak sekadar menjadi perayaan tahunan, tetapi mampu menjadi momentum memperkuat solidaritas warga sekaligus mendorong kawasan tersebut semakin hidup, kreatif, dan produktif.
Tidak ada komentar