Dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama Asri Amin (58). Ia diketahui berasal dari Kabupaten Soppeng, tepatnya Kecamatan Liliriaja, Desa Barang.SAMARINDA – Warga di sekitar Jalan Remaja, Kelurahan Sungai Pinang, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, dikejutkan dengan penemuan seorang pria yang sudah tidak bernyawa di dalam sebuah warung, Kamis (10/9/2026).
Pria tersebut ditemukan terbaring di dalam warung yang berada di samping Puskesmas Remaja, tepatnya di kawasan RT 44.
Penemuan itu pertama kali diketahui oleh salah seorang perawat Puskesmas Remaja, Yuni Dian. Saat itu, Yuni melihat seorang pria terbaring di dalam warung.
Bersama rekannya, Yuni kemudian mendekati pria tersebut untuk memastikan kondisinya.
Saat dilakukan pemeriksaan awal, Yuni mendapati adanya cairan menyerupai busa yang keluar dari mulut korban. Selain itu, denyut nadi korban juga sudah tidak teraba.
Mengetahui kondisi tersebut, seorang pekerja wakar di Perumahan Remaja, Mulyadi, yang kebetulan melintas di sekitar lokasi segera menghubungi pihak kepolisian.
Tak lama berselang, aparat kepolisian tiba di lokasi dan langsung melakukan pemeriksaan, identifikasi serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama Asri Amin (58). Ia diketahui berasal dari Kabupaten Soppeng, tepatnya Kecamatan Liliriaja, Desa Barang.
Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menduga korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. Dugaan tersebut diperkuat dengan tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik maupun bekas penganiayaan pada tubuh korban,” ujar Humas Polresta Samarinda, Arie.
Polisi kemudian mengamankan sejumlah barang milik korban untuk kepentingan pemeriksaan.
Barang tersebut berupa satu tas yang berisi dompet, kartu tanda penduduk (KTP), telepon seluler (HP), handy talky (HT), uang tunai serta bungkus obat Herbasam.
Jenazah selanjutnya ditangani sesuai prosedur kepolisian. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab kematian korban. (*)
Tidak ada komentar