Gubernur Harum Apresiasi Peran Ponpes Assalam dalam Membangun Generasi Religius dan Berkarakter

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
4 Jul 2026 21:05
2 menit membaca

KUTAI BARAT – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud atau yang akrab disapa Harum, menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka Hari Lahir (Harlah) ke-34 Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning di Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, Sabtu (4/7/2026).

Pada kesempatan tersebut, Gubernur memberikan penghargaan atas kontribusi Pondok Pesantren Assalam yang selama lebih dari tiga dekade konsisten berperan dalam membina generasi muda yang religius, berakhlak mulia, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat.

Menurut Harum, pembangunan daerah tidak semata-mata berfokus pada aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan berlandaskan nilai-nilai moral.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memegang teguh prinsip bahwa pembangunan yang paling mendasar adalah pembangunan manusianya, yaitu membangun karakter dan akhlak. Kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kuatnya nilai moral yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Harum menyoroti pentingnya peran pesantren sebagai salah satu pilar pendidikan yang mampu menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Timur, khususnya di Kabupaten Kutai Barat yang dikenal memiliki latar belakang budaya dan agama yang beragam.

Menurutnya, pesantren memiliki posisi strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya memiliki pemahaman keagamaan yang baik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai toleransi, moderasi, dan semangat hidup berdampingan dalam perbedaan.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap rangkaian kegiatan Harlah ke-34 Pondok Pesantren Assalam yang dinilai tidak hanya berfokus pada kegiatan keagamaan melalui Tabligh Akbar dan Dialog Kebangsaan, tetapi juga menghadirkan berbagai aktivitas sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Ini merupakan gambaran Islam yang rahmatan lil alamin, Islam yang mengedepankan kasih sayang, inklusivitas, dan menghadirkan kemaslahatan bagi sesama,” ujar Harum.

Dalam acara tersebut, Gubernur turut menyambut kehadiran Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar. Harum berharap pesan-pesan kebangsaan dan moderasi beragama yang disampaikan Menteri Agama dapat semakin memperkuat semangat persatuan serta menjaga kerukunan masyarakat di Bumi Etam.

Menutup sambutannya, Gubernur menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk terus mendukung pengembangan lembaga pendidikan keagamaan sebagai bagian dari upaya mencetak generasi emas yang unggul secara intelektual, kuat secara spiritual, dan mampu menjadi perekat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.

Menurutnya, keberadaan pesantren akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akidah yang kuat, karakter yang baik, dan mampu menjadi agen perdamaian di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }