Kondisi truk Hino bermuatan besi tua yang terguling di Jalan Marsma R. Iswahyudi, kawasan Gunung Bakaran, Balikpapan Selatan. Senin (29/6/2026).BALIKPAPAN – Sebuah truk Hino bermuatan besi tua mengalami kecelakaan tunggal dan terguling di Jalan Marsma R. Iswahyudi, kawasan Gunung Bakaran, Balikpapan Selatan, Senin (29/6/2026) sekitar pukul 02.00 Wita. Muatan besi yang dibawa kendaraan tersebut tumpah dan menimpa dua bangunan toko safety di tepi jalan hingga menyebabkan kerusakan pada bagian depan bangunan.
Peristiwa yang terjadi saat hujan mengguyur kawasan tersebut sempat mengundang perhatian warga dan pengguna jalan. Proses evakuasi kendaraan serta pemindahan material besi berlangsung sejak pagi hari dengan pengawasan petugas kepolisian.
Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan potongan besi tua yang berserakan di badan jalan dipindahkan ke kendaraan lain untuk mempercepat proses penanganan. Selama evakuasi berlangsung, arus lalu lintas di sekitar lokasi diberlakukan sistem satu jalur sehingga sempat menyebabkan perlambatan kendaraan dari kedua arah.
Pemilik salah satu toko yang terdampak, Adi, mengaku tidak menyaksikan langsung kejadian tersebut karena sedang beristirahat saat kecelakaan terjadi. Ia baru mengetahui insiden itu setelah mendengar suara benturan keras dari luar bangunan.
“Saya tidak tahu, cuma dengar suara saja. Tiba-tiba saya keluar, sudah terjadi seperti ini,” kata Adi.
Menurutnya, suara benturan yang cukup keras membuat penghuni bangunan terkejut dan langsung keluar untuk melihat kondisi di sekitar lokasi.
“Karena kejadiannya dadakan, posisi saya sedang tidur. Waktu itu terdengar suara yang sangat nyaring, kami kaget, makanya langsung keluar. Kejadiannya sekitar pukul 02.00 Wita,” ujarnya.
Adi memastikan tidak ada korban dari pihak toko maupun warga sekitar. Namun, dua toko safety yang berdampingan mengalami kerusakan akibat tertimpa muatan besi dari truk yang terguling.
“Material bangunan yang terdampak adalah toko safety. Ada dua toko safety yang terdampak karena letaknya bersebelahan,” ucapnya.
Meski demikian, besaran kerugian akibat kejadian tersebut masih belum dapat dihitung secara pasti. Pihak pengemudi disebut telah mendatangi pemilik bangunan, namun pembahasan terkait ganti rugi masih menunggu pihak perusahaan pemilik kendaraan.
“Untuk kerugiannya belum diketahui. Sudah ada yang menemui kami, driver-nya, tapi untuk ganti rugi belum tahu karena belum ada pertemuan dengan pihak atasannya,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Balikpapan, Kompol Muhammad Dahlan Jauhari, menjelaskan bahwa truk bernomor polisi B-9202-FYW tersebut dikemudikan Didik Ari Setiawan (32), warga Kabupaten Kediri. Kendaraan melaju dari arah Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan menuju kawasan Stal Kuda sebelum mengalami kecelakaan.
Saat melintasi tikungan ke kiri di dekat Tempat Makam Pahlawan (TMP) dalam kondisi hujan, kendaraan diduga mengalami gangguan sehingga pengemudi kehilangan kendali.
“Kendaraan R-6 tersebut mengalami out of control,” ujar Jauhari.
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan kecelakaan diduga dipicu oleh masalah pada sistem pengereman kendaraan.
“Dikarenakan pengereman yang terkunci mengakibatkan kendaraan R-6 tersebut kehilangan kendali ke kiri jalan sehingga terjadi laka lantas,” jelasnya.
Selain faktor teknis, polisi juga menduga kurangnya konsentrasi pengemudi turut berkontribusi terhadap terjadinya kecelakaan.
“Pengemudi kurang berkonsentrasi dalam mengemudikan kendaraannya,” tambahnya.
Jauhari menjelaskan, lokasi kejadian merupakan ruas jalan empat lajur yang dipisahkan median jalan dan berada di kawasan pertokoan dengan karakteristik tikungan ke kiri. Saat insiden terjadi, arus lalu lintas relatif sepi karena masih dini hari, sementara kondisi cuaca sedang hujan.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kecelakaan tersebut. Meski demikian, kerusakan kendaraan dan bangunan tetap menimbulkan kerugian material.
Saat ini Satlantas Polresta Balikpapan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan mengolah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa kondisi kendaraan, serta meminta keterangan sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. (*)
Tidak ada komentar