Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bontang, Abdu Safa Muha.BONTANG – Kekurangan tenaga pendidik mulai terasa di ruang-ruang kelas Bontang. Dalam beberapa tahun terakhir, gelombang pensiun guru meningkat, sementara kebutuhan belajar-mengajar tidak bisa ditunda. Pemerintah Kota Bontang pun menyiapkan rekrutmen 127 guru sebagai respons atas kondisi tersebut.
Namun, langkah itu tidak dilakukan sekaligus. Pemkot memilih skema bertahap pada 2026 hingga 2027, menyesuaikan kemampuan anggaran sekaligus menjaga keseimbangan sistem kepegawaian.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bontang, Abdu Safa Muha, mengatakan proses rekrutmen aparatur sipil negara harus melalui tahapan administratif yang ketat dan berjenjang. “Kami berkoordinasi dengan BKPSDM dan menunggu persetujuan teknis dari BKN. Tidak bisa dilakukan sekaligus,” ujarnya, Rabu, 15 April 2026.
Menurut Abdu Safa, kebijakan bertahap ini bukan sekadar soal anggaran, tetapi juga untuk menghindari dampak terhadap hak pegawai lain, termasuk tambahan penghasilan pegawai (TPP). Pemerintah berupaya menjaga stabilitas fiskal di tengah kebutuhan tenaga pengajar yang mendesak.
Di sisi lain, untuk menutup kekosongan di kelas, Pemkot menyiapkan solusi jangka pendek dengan mengangkat guru pengganti. Skema ini dinilai penting agar kegiatan belajar tetap berjalan tanpa gangguan.
“Guru pengganti akan dibiayai melalui belanja jasa dengan dukungan Bosda. Sekolah yang kekurangan tenaga pengajar akan mendapat tambahan alokasi,” kata Abdu Safa.
Meski bersifat sementara, pemerintah menjamin standar kesejahteraan guru pengganti tetap mengacu pada Upah Minimum Kota (UMK). Rekrutmen juga diprioritaskan bagi warga Bontang sebagai bagian dari upaya membuka peluang kerja lokal.
Proses seleksi akan dilakukan secara terbuka dan transparan, dengan tahapan seperti rekrutmen tenaga kerja pada umumnya. Pemerintah juga membuka opsi kerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja, meski masih menunggu hasil koordinasi lanjutan.
Hingga kini, jadwal pasti rekrutmen belum ditetapkan. Pemerintah masih mematangkan skema dan menyelesaikan tahapan administratif. (FR)
Tidak ada komentar