Wali Kota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud, SE., ME., dan Isteri Hj Nurlena Rahmad Mas’ud, SE., saat menghadiri gala dinner Rakernas APEKSI yang digelar di Lapangan Merdeka, Medan, Selasa (30/6/2026) malam.Balikpapan – Wali Kota Balikpapan, Dr. H. Rahmad Mas’ud, SE., ME., memanfaatkan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Medan sebagai ajang memperluas jejaring dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemerintah kota di Indonesia.
Menurut Rahmad, sinergi antardaerah memiliki peran strategis dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui forum tersebut, setiap daerah dapat saling belajar, bertukar pengalaman, hingga mengadopsi berbagai inovasi yang terbukti berhasil diterapkan di daerah lain.
Komitmen itu disampaikannya usai menghadiri gala dinner Rakernas APEKSI yang berlangsung di Lapangan Merdeka, Medan, Selasa (30/6/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi yang lebih cair bagi para kepala daerah untuk membangun komunikasi dan mempererat hubungan di luar agenda resmi rakernas.
Dalam kesempatan itu, Rahmad hadir bersama istri, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, serta jajaran asisten pemerintah kota. Mereka tampil mengenakan busana adat bernuansa Melayu sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal yang diangkat oleh tuan rumah.
Rahmad menilai, kedekatan yang terbangun dalam forum-forum informal seperti gala dinner dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas dan konkret di masa mendatang.
“Rakernas APEKSI tidak hanya menjadi forum pembahasan isu-isu strategis perkotaan, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan antardaerah. Dari kebersamaan ini lahir kesempatan untuk bertukar pengalaman, berbagi praktik terbaik, dan membangun kolaborasi yang memberikan manfaat bagi kemajuan kota-kota di Indonesia,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).
Ia menegaskan bahwa setiap daerah memiliki tantangan dan keunggulan masing-masing. Karena itu, keberhasilan suatu kota dalam mengelola pembangunan dapat menjadi inspirasi dan referensi bagi daerah lain dalam menyusun kebijakan yang lebih efektif.
Menurutnya, kerja sama antarkota menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas layanan publik, penguatan ekonomi daerah, hingga pengembangan sumber daya manusia.
“Setiap daerah memiliki potensi dan tantangan yang berbeda. Sinergi antarkota menjadi kekuatan bersama untuk menghadapi dinamika pembangunan sekaligus menciptakan solusi yang lebih inovatif,” katanya.
Rahmad berharap berbagai gagasan dan hasil diskusi yang muncul selama Rakernas APEKSI tidak berhenti sebagai wacana tahunan, melainkan dapat diwujudkan melalui program dan kerja sama nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Kolaborasi antardaerah adalah kunci dalam mewujudkan kota yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing. Melalui APEKSI, kami berharap lahir berbagai inovasi yang dapat diterapkan dan dikembangkan sesuai kebutuhan masing-masing daerah,” tuturnya.
Selain menjadi wadah mempererat hubungan antarkepala daerah, gala dinner Rakernas APEKSI juga menampilkan beragam kekayaan budaya Sumatera Utara. Pertunjukan seni tradisional, musik daerah, hingga dekorasi bernuansa Melayu turut menyambut para delegasi yang datang dari berbagai penjuru Indonesia.
Keikutsertaan Pemerintah Kota Balikpapan dalam seluruh rangkaian Rakernas XVIII APEKSI 2026 merupakan bagian dari upaya memperluas kemitraan strategis sekaligus menyerap berbagai inovasi tata kelola pemerintahan. Berbagai pengalaman dan praktik terbaik yang diperoleh dari forum tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan pelayanan publik serta mempercepat pembangunan di Kota Balikpapan.
Tidak ada komentar