IlustrasiSAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan Jalan Kusuma Bangsa sebagai kawasan bebas kendaraan bermotor pada Sabtu malam (18/4/2026). Program ini menjadi uji coba awal sebelum dijalankan rutin.
Kawasan tersebut akan dibuka sebagai ruang publik malam. Warga dapat berjalan kaki, bersepeda, atau sekadar menikmati suasana kota tanpa lalu lintas kendaraan.
Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menyebut konsep ini serupa dengan hari bebas kendaraan di pagi hari, namun digelar pada malam hari.
“Ini tahap awal atau peluncuran awal Car Free Night. Konsepnya sama, hanya waktunya malam,” ujarnya.
Kegiatan dijadwalkan berlangsung pukul 19.30 hingga 23.00 WITA. Program ini akan terhubung dengan Car Free Day pada Minggu pagi.
Selain menjadi ruang rekreasi, kegiatan ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha kecil. Minat pelaku usaha terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai ratusan.
“Tercatat sekira 270 pelaku usaha mendaftar untuk mengisi kawasan ini,” kata Manalu.
Kehadiran mereka diharapkan menggerakkan ekonomi malam di kawasan tersebut. Aktivitas ini juga memberi ruang bagi produk lokal untuk lebih dikenal.
Dinas Perhubungan menyiapkan pengaturan lalu lintas agar kawasan tetap bebas kendaraan. Area utama akan ditutup dari kendaraan bermotor selama kegiatan berlangsung.
Warga diminta memarkir kendaraan di lokasi yang telah disiapkan, seperti GOR Segiri dan area pusat perbelanjaan terdekat. Dari titik parkir, pengunjung melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
“Tidak ada kendaraan yang boleh melintas di area utama selama kegiatan,” ujar Manalu.
Program ini juga diarahkan untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. Pemerintah kota mendorong warga beralih ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Manalu mengajak warga datang dengan berjalan kaki atau bersepeda. Menurutnya, kebiasaan kecil ini dapat memberi dampak pada pengurangan konsumsi bahan bakar.
Pelaksanaan perdana ini akan menjadi tolok ukur keberlanjutan program. Pemerintah kota akan mengevaluasi respons masyarakat dan kelancaran di lapangan.
Jika berjalan sesuai rencana, Car Free Night akan digelar setiap pekan. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bersama yang mempertemukan rekreasi, ekonomi, dan kepedulian lingkungan di Samarinda. (TIA)
Tidak ada komentar