Puluhan Kendaraan Diamankan saat Ramadan, Polres Bontang Tindak Knalpot Brong dan Balap LiarBONTANG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bontang meningkatkan pengawasan di sejumlah ruas jalan selama bulan suci Ramadan. Hasilnya, puluhan kendaraan terjaring razia karena melanggar aturan lalu lintas, terutama penggunaan knalpot tidak standar dan aksi balap liar.
Hingga memasuki pekan kedua Ramadan 1447 Hijriah, polisi telah menindak 50 kendaraan yang terbukti melakukan pelanggaran.
Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano melalui Kepala Satlantas Polres Bontang AKP Purwo Asmadi menjelaskan, sebagian besar pelanggaran berasal dari penggunaan knalpot brong yang menimbulkan kebisingan dan meresahkan masyarakat.
“Sebanyak 40 kendaraan menggunakan knalpot brong, sedangkan 10 sepeda motor lainnya terindikasi terlibat balapan liar,” ujar AKP Purwo Asmadi, Sabtu (7/3/2026).
Menurut Purwo, pengendara yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar langsung dikenai sanksi tilang. Kendaraan mereka juga diamankan di Mapolres Bontang sebagai bagian dari penegakan aturan.
Para pemilik kendaraan diwajibkan mengganti knalpot dengan standar pabrikan sebelum sepeda motor tersebut dapat kembali digunakan.
“Pengendara harus mengganti knalpotnya dengan setelan pabrik terlebih dahulu,” jelasnya.
Selain itu, polisi juga menindak tegas pengendara yang terlibat balap liar di jalan umum. Sepeda motor para pelaku turut diamankan untuk memberikan efek jera.
“Untuk yang terlibat balap liar juga kami tilang dan kendaraannya kami tahan,” tambahnya.
Banyak Pelaku Masih Pelajar
Satlantas Polres Bontang mencatat sebagian besar pelaku balap liar merupakan remaja yang masih berstatus pelajar. Bahkan, banyak di antara mereka belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) karena masih di bawah umur.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena aktivitas balap liar berpotensi membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.
Karena itu, polisi mengimbau masyarakat untuk turut membantu mencegah aksi tersebut dengan melaporkan jika menemukan kegiatan balap liar di lingkungan sekitar.
Laporan dapat disampaikan melalui layanan pengaduan kepolisian di nomor 110.
Selain peran masyarakat, kepolisian juga menekankan pentingnya pengawasan dari orang tua. Selama Ramadan, aktivitas malam hari cenderung meningkat, sehingga pengawasan terhadap anak-anak perlu lebih diperketat.
“Rata-rata masih sekolah dan di bawah umur, sehingga belum memiliki SIM. Pengawasan orang tua sangat penting agar anak-anak tidak terlibat kegiatan berbahaya seperti balap liar,” kata Purwo.
Satlantas Polres Bontang memastikan pengawasan lalu lintas akan terus ditingkatkan sepanjang Ramadan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban jalan raya sekaligus menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat saat menjalankan ibadah di bulan suci. (PRA/DIAS)
Tidak ada komentar