Program bedah rumah ini merupakan bagian dari kegiatan sosial yang diinisiasi jajaran Polda Kalimantan Timur. Di wilayah Polres Kutai Timur sendiri, terdapat delapan unit rumah warga yang menjadi sasaran perbaikan melalui program tersebut.KUTAI TIMUR – Kebahagiaan tak bisa disembunyikan dari wajah Ahmad Ali, warga Jalan H. Masdar, Sangatta Utara. Pria yang sehari-hari tinggal bersama istri dan tiga anaknya itu kini bisa bernapas lega setelah rumahnya masuk dalam program bedah rumah yang digagas Polres Kutai Timur bersama pemerintah daerah dan sejumlah instansi terkait dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
Bagi Ahmad, bantuan tersebut bukan sekadar renovasi bangunan, melainkan harapan baru untuk hidup lebih layak bersama keluarganya. Sejak menempati rumah tersebut pada 2023, ia mengaku kondisi hunian yang sebelumnya kurang memadai kini mulai berubah menjadi lebih nyaman dan aman untuk ditempati.
“Saya sangat senang dan sangat terbantu dengan adanya bantuan dari Dinas Sosial dan Polres Kutim ini,” ujar Ahmad, Senin (8/6/2026).
Program bedah rumah ini merupakan bagian dari kegiatan sosial yang diinisiasi jajaran Polda Kalimantan Timur. Di wilayah Polres Kutai Timur sendiri, terdapat delapan unit rumah warga yang menjadi sasaran perbaikan melalui program tersebut.
Pelaksanaannya dilakukan secara kolaboratif antara Polres Kutai Timur dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong agar dapat segera dimanfaatkan oleh penerima bantuan.
Ketua panitia pelaksana, AKP Slamet Riyadi, mengatakan bahwa kegiatan bedah rumah dimulai pada 8 Juni 2026 dan ditargetkan rampung pada 27 Juni 2026. Ia berharap seluruh proses berjalan lancar sehingga rumah yang diperbaiki bisa segera dihuni dengan layak.
Menurutnya, program ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak dan sehat.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat bagi masyarakat yang menerima,” ujarnya.
Ahmad Ali pun berharap program serupa dapat terus dilanjutkan agar lebih banyak warga yang mengalami kondisi serupa bisa terbantu di masa mendatang.
“Harapan saya ke depan semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan bantuan seperti ini,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada keluarganya.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Kutim. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” tuturnya. (*)
Tidak ada komentar