Kawasan Gerbang Madani yang akan mendapatakan peningkatan jalan.
KALTIM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menyalurkan bantuan keuangan (bankeu) sekira Rp18 miliar untuk pembangunan dan peningkatan jalan di Kabupaten Penajam Paser Utara.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Penajam Paser Utara, Petriandy Ponganton Pasulu, menjelaskan dana tersebut dialokasikan untuk dua proyek di lokasi berbeda.
Sekira Rp11 miliar digunakan untuk peningkatan jalan lingkungan di Desa Sebakung Jaya. Panjang jalan yang ditangani hampir dua kilometer dan saat ini memasuki tahap lelang.
Pemerintah kabupaten memprioritaskan jalan lingkungan dan jalan usaha tani. Infrastruktur ini dinilai penting untuk memperlancar mobilitas dan mendukung kegiatan ekonomi warga.
Sisa anggaran sekira Rp7 miliar dialokasikan untuk pembangunan jalan di kawasan Gerbang Madani, tepatnya di belakang Bundaran Latsitarda.
Proyek ini masih dalam tahap administrasi dan belum memasuki proses lelang. Pemerintah menargetkan seluruh tahapan dapat berjalan sesuai rencana tahun ini.
Kedua proyek direncanakan menggunakan konstruksi beton kaku agar jalan lebih tahan lama. Pilihan ini diharapkan mengurangi biaya perawatan dan meningkatkan kualitas infrastruktur.
Material tersebut juga dinilai mampu mendukung aktivitas kendaraan berat dan mobilitas masyarakat di kawasan tersebut.
Petriandy menegaskan proyek tetap berjalan meski ada kebijakan efisiensi anggaran. Hal ini karena sumber dana berasal dari bantuan provinsi yang telah dialokasikan.
“Kami optimistis kedua proyek dapat rampung tahun ini karena dukungan anggaran sudah tersedia,” ujarnya.
Pembangunan dan peningkatan jalan ini diharapkan memperbaiki akses antarwilayah dan memperlancar distribusi hasil usaha masyarakat. Infrastruktur yang lebih baik juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. (RE/ANTARA)
Tidak ada komentar