Pemkot Balikpapan Siapkan Bumi Perkemahan 25 Hektare, Pramuka Didorong Makin Modern dan Mandiri

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
14 Agu 2026 13:07
3 menit membaca

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus memperkuat peran Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan keterampilan generasi muda. Salah satu langkah yang disiapkan yakni mengoptimalkan lahan bumi perkemahan seluas 25 hektare di Kilometer 13, Balikpapan Utara.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud saat menjadi inspektur Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Halaman Balai Kota Balikpapan, Jumat (14/8/2026).

Rahmad mengatakan, lahan tersebut akan dimanfaatkan sebagai pusat berbagai aktivitas kepramukaan, tidak hanya untuk kegiatan perkemahan, tetapi juga pelatihan kepemimpinan, keterampilan alam, pendidikan karakter hingga pengembangan kapasitas generasi muda.

“Pemerintah daerah berkomitmen mendukung penuh Gerakan Pramuka melalui penyediaan fasilitas. Anggota Pramuka diminta memaksimalkan pemanfaatan lahan bumi perkemahan baru seluas 25 hektare di Kilometer 13 Balikpapan Utara,” kata Rahmad.

Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu memberikan ruang yang lebih luas bagi anggota Pramuka untuk belajar, berlatih dan mengembangkan berbagai keterampilan secara langsung di alam terbuka.

Fasilitas yang memadai, kata Rahmad, menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang mandiri, tangguh, kreatif, disiplin dan peduli terhadap lingkungan.

Pramuka Harus Mampu Beradaptasi dengan Zaman

Dalam amanatnya, Rahmad juga menyampaikan sejumlah arah penguatan Gerakan Pramuka di Kota Balikpapan.

Pertama, Pramuka didorong melakukan transformasi menjadi organisasi yang semakin modern, profesional dan tertata dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.

Kedua, Gerakan Pramuka diharapkan mengambil peran lebih besar dalam mendukung ketahanan pangan. Hal tersebut sejalan dengan tema Hari Pramuka ke-65 dan Jambore Nasional 2026, yakni “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”

“Pramuka harus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan dan membentuk karakter generasi muda yang tangguh,” ujarnya.

Rahmad juga meminta Gerakan Pramuka Balikpapan mempertahankan sekaligus meningkatkan berbagai prestasi yang telah diraih, baik di tingkat regional maupun nasional.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks. Mulai dari perubahan iklim, perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), dinamika geopolitik, hingga persoalan narkotika, perundungan, kekerasan, penyebaran hoaks dan perjudian daring.

Karena itu, nilai-nilai kepramukaan seperti Tri Satya dan Dasa Darma dinilai tetap relevan sebagai fondasi pembentukan karakter, etika, semangat gotong royong serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Hari Pramuka Bukan Sekadar Seremonial

Rahmad menegaskan, peringatan Hari Pramuka ke-65 tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus menjadi kesempatan untuk memperkuat kontribusi Pramuka dalam menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

“Pramuka bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen membangun karakter bangsa menuju Indonesia Emas,” katanya.

Pada upacara tersebut juga dilakukan penyematan Lencana Pengabdian Gerakan Pramuka kepada sejumlah pejabat dan tokoh yang dinilai telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan Gerakan Pramuka.

Penghargaan tersebut antara lain diberikan kepada Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo, Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Timur Muhaimin, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan Irfan Taufik, bersama sejumlah pembina Gerakan Pramuka se-Kota Balikpapan.

Penyematan lencana menjadi bentuk apresiasi atas dukungan, pengabdian dan kontribusi mereka dalam pengembangan kegiatan kepramukaan di Balikpapan.

Rahmad juga menyampaikan penghargaan kepada pemerintah daerah, TNI, Polri, pembina, pelatih, orang tua, dunia usaha, media massa, organisasi kemasyarakatan, relawan serta seluruh mitra strategis yang selama ini mendukung Gerakan Pramuka.

Ia berharap sinergi tersebut terus diperkuat agar Pramuka mampu mengambil peran yang lebih besar dalam pembangunan sumber daya manusia di Kota Balikpapan.

Dengan dukungan bumi perkemahan seluas 25 hektare di Balikpapan Utara, Pemkot Balikpapan berharap pembinaan dan pelatihan anggota Pramuka dapat berlangsung lebih optimal.

Fasilitas tersebut diharapkan menjadi ruang lahirnya generasi muda Balikpapan yang berkarakter, terampil, mandiri, kreatif dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“Jayalah Pramuka, jayalah Indonesia. Dirgahayu Gerakan Pramuka,” ujar Rahmad Mas’ud. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }