Enam Calon Sekda Bontang Segera Jalani Asesmen di Yogyakarta

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
21 Agu 2026 19:51
3 menit membaca

BONTANG – Seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang mulai memasuki tahap akhir. Dari 15 pejabat yang sebelumnya mengikuti proses seleksi, kini telah mengerucut menjadi enam kandidat.

Namun, identitas keenam calon tersebut belum diumumkan ke publik. Pemerintah Kota Bontang memilih merahasiakan nama-nama kandidat sesuai arahan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Pj Sekretaris Daerah Kota Bontang, Akhmad Suharto, mengatakan keenam kandidat tersebut selanjutnya akan mengikuti tahapan asesmen yang dijadwalkan berlangsung pada 27-28 Agustus 2026 di Yogyakarta.

Asesmen tersebut akan melibatkan tim serta asesor dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Hasil penilaian nantinya menjadi dasar bagi Tim Manajemen Talenta Pemkot Bontang untuk kembali mengerucutkan kandidat menjadi tiga nama terbaik.

“Kalau sistem Manajemen Talenta ini memang berjalan semi tertutup. Jadi dari 6 besar sampai 3 besar, nama-nama pejabat kami simpan untuk internal,” ujar Akhmad Suharto.

Menurutnya, mekanisme tersebut merupakan bagian dari sistem seleksi berbasis manajemen talenta yang menempatkan kompetensi dan hasil asesmen sebagai salah satu dasar utama dalam menentukan kandidat.

Target Pelantikan Oktober

Pemkot Bontang menargetkan seluruh rangkaian seleksi Sekda dapat dituntaskan hingga Oktober 2026. Target tersebut harus dikejar mengingat Akhmad Suharto yang saat ini menjabat sebagai Pj Sekda akan memasuki masa purna tugas.

“Segera akan dilantik. Kami juga maraton melakukan seleksi. Sembari surat permohonan pelantikan juga sedang diurus ke Kemendagri,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Bontang Neni Moernaeni memastikan proses pemilihan Sekda dilakukan dengan mengedepankan kompetensi dan hasil penilaian tim.

Menurut Neni, calon Sekda yang terpilih nantinya harus mampu menjalankan program prioritas pemerintah daerah serta memiliki komitmen terhadap arah kebijakan Pemkot Bontang.

“Saya akan pilih 1 yang terbaik dari yang sudah disodorkan nama dari tim. Pemilihan akan transparan sesuai kompetensi,” kata Neni.

Ia menilai posisi Sekda memiliki peran strategis dalam roda pemerintahan, termasuk memastikan perencanaan dan pengalokasian APBD berjalan sesuai dengan program pembangunan yang telah ditetapkan.

15 Kepala Dinas Ikuti Seleksi

Proses seleksi sebelumnya diikuti 15 kepala perangkat daerah yang dinilai memenuhi persyaratan untuk mengikuti penjaringan calon Sekda.

Para pejabat tersebut masuk dalam kelompok pegawai yang dianggap memiliki potensi untuk menduduki jabatan strategis, termasuk mereka yang berada dalam box 7, 8, dan 9 pada pemetaan manajemen talenta.

Dari 15 kandidat tersebut, proses seleksi kemudian mengerucut menjadi enam nama yang akan mengikuti asesmen lanjutan.

Tahapan asesmen menjadi salah satu bagian penting sebelum Tim Manajemen Talenta Pemkot Bontang menetapkan tiga kandidat terbaik. Selanjutnya, proses akan berlanjut hingga menghasilkan satu nama yang akan menduduki jabatan Sekda Kota Bontang.

Pergantian Sekda dilakukan karena pejabat yang saat ini masih menjabat akan memasuki masa pensiun. Pemerintah Kota Bontang pun berupaya memastikan proses pergantian berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

“InsyaAllah semua berjalan sesuai prosedur,” ujar Neni. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }