Biadab! Paman Perkosa Keponakannya Berkali-kali, Ayah Korban Justru Ikut-ikutan

Suriadi Said
21 Agu 2022 00:42
3 menit membaca

newsborneo.id – Nasib pilu dialami seorang anak perempuan bernama samaran Bunga di Kutai Timur. Remaja putri berusia 13 tahun tersebut menjadi korban pemerkosaan pamannya. Mirisnya lagi, sang ayah yang seharusnya melindungi Bunga justru turut terlibat melakukan perbuatan bejat tersebut terhadap putri kandungnya sendiri.

Kasus pemerkosaan anak di bawah umur yang dilakukan oleh orang terdekat korban itu kini sudah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kutai Timur. Ayah dan paman Bunga berinisial EF (44) dan AK (57), kini sudah ditahan di Mapolres Kutim.

Wakapolres Kutim Kompol Damus Asa membeberkan perbuatan kedua tersangka itu terungkap setelah korban memberanikan diri menceritakan perbuatan bejat sang ayah dan pamannya itu kepada bibinya.

Korban sebenarnya sudah pernah bercerita dengan ibu kandungnya. Namun ibu korban ini sempat tidak percaya. Jadi Korban bercerita pada bibinya. Lalu kemudian melaporkannya kepada kepolisian.

Setelah memintai keterangan korban serta adanya sejumlah alat bukti, polisi bergerak menangkap ayah dan paman Bunga di kediamannya yang terletak di Kecamatan Sangkulirang pada Minggu (31/7/2022) lalu.

“Saat kami lakukan interogasi, kedua pelaku mengakui perbuatannya,” ucap mantan Kasat Reskrim Polresta Samarinda tersebut.

Damus membeberkan pemerkosaan yang dialami Bunga pertama kali dilakukan oleh pamannya, yakni tersangka AK. Dikisahkan bahwa korban merupakan anak broken home.

Kedua orang tua Bunga telah berpisah pada 2017 silam, tepatnya saat korban masih berusia 8 tahun. Sejak saat itu Bunga terpaksa harus dititipkan dan tinggal bersama AK serta bibinya di Kecamatan Sangkulirang.

“Perbuatan persetubuhan yang dilakukan tersangka AK pertama kali terjadi sejak 2017. Dilakukan berulang-ulang kali hingga terakhir pada 31 Juli 2022 lalu,” bebernya.

Perbuatan bejat AK terjadi di suatu malam ketika Bunga yang sedang tertidur tiba-tiba terbangun karena merasa adan seseorang yang tengah meraba-raba tubuhnya.

Saat itu korban tidur, dia terbangun karena tersangka (AK) memegang kemaluannya dan memaksa korban sampai akhirnya terjadilah persetubuhan itu.

Damus mengatakan korban sebenarnya sudah sempat melakukan perlawanan dengan cara berteriak. Namun situasi rumah saat itu hanya ada tersangka dan korban saja.

“Saat berteriak pelaku menyuruh korban untuk diam, kemudian mengancam korban sambil melakukan persetubuhan,” ungkapnya.

Sejak kejadian malam itu, Bunga terus-terusan dirudapaksa oleh AK. Hingga akhirnya Bunga yang tak tahan dengan perbuatan pamannya, memilih memberanikan diri untuk melapor ke ayah kandungnya pada 2020 lalu.

Namun bukannya percaya dengan pengakuan dari Bunga, sang ayah justru turut melakukan perbuatan biadab terhadap putri kandungnya tersebut.

Saat menginap di rumah ayah kandungnya, korban yang sedang tidur terbangun karena tersangka sudah berada di atas tubuh korban. Disitu pelaku melakukan persetubuhan dengan turut mengancam korban.

Sungguh tak terbayang lagi penderitaan yang dialami anak 13 tahun tersebut. Sejak kejadian pada malam itu, Bunga hanya bisa termenung meratapi nasibnya.

Bunga berulang-ulang kali dirudapksa secara bergantian oleh paman dan ayahnya di waktu dan tempat berbeda. Persetubuhan itu terus dialami korban, bahkan tersangka AK (paman) terakhir kali melakukannya pada 31 Juli 2022 lalu.

Korban yang sekian lama bungkam kemudian berusaha mencari perlindungan dengan cara bercerita kepada ibu kandungnya. Namun lagi-lagi, pengakuan Bunga tidak dipercayai oleh ibu kandungnya.

Karena tidak dipercayai korban melaporkan kejadian semua itu kepada bibinya, dari cerita korban itu lah, sang bibi melaporkan tindakan ayah kandung dan pamannya ke kami. Hingga akhirnya mereka ditangkap.

Damus mengatakan dari hasil penyelidikan kedua tersangka mengakui telah menyetubuhi korban berulang-ulang kali. Kedua pria bejat tersebut mengaku tega melakukan perbuatan itu hanya karena nafsu saat melihat korban.

“Tersangka AK atau paman korban mengaku sudah berulang kali sejak 2017. Untuk ayah kandung mengaku telah menyetubuhi korban sebanyak 6 kali,” tandasnya.

Atas perbuatannya, AK dan EF dijerat polisi dengan Pasal 81 Ayat (1), (2), (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 64 KUHP.

Kedua pelaku dikenakan pasal yang sama, dengan ancaman 15 tahun penjara. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

psda 438000021

psda 438000022

psda 438000023

psda 438000024

psda 438000025

psda 438000026

psda 438000027

psda 438000028

psda 438000029

psda 438000030

psda 438000031

psda 438000032

psda 438000033

psda 438000034

psda 438000035

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

psda 438000066

psda 438000067

psda 438000068

psda 438000069

psda 438000070

psda 438000071

psda 438000072

psda 438000073

psda 438000074

psda 438000075

psda 438000076

psda 438000077

psda 438000078

psda 438000079

psda 438000080

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

cuaca 638000101

cuaca 638000102

cuaca 638000103

cuaca 638000104

cuaca 638000105

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

article 710000121

article 710000122

article 710000123

article 710000124

article 710000125

article 710000126

article 710000127

article 710000128

article 710000129

article 710000130

article 710000131

article 710000132

article 710000133

article 710000134

article 710000135

article 710000136

article 710000137

article 710000138

article 710000139

article 710000140

article 710000141

article 710000142

article 710000143

article 710000144

article 710000145

article 710000146

article 710000147

article 710000148

article 710000149

article 710000150

article 710000151

article 710000152

article 710000153

article 710000154

article 710000155

article 710000156

article 710000157

article 710000158

article 710000159

article 710000160

article 999990051

article 999990052

article 999990053

article 999990054

article 999990055

article 999990056

article 999990057

article 999990058

article 999990059

article 999990060

article 999990061

article 999990062

article 999990063

article 999990064

article 999990065

article 999990066

article 999990067

article 999990068

article 999990069

article 999990070

article 999990071

article 999990072

article 999990073

article 999990074

article 999990075

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

cuaca 898100136

cuaca 898100137

cuaca 898100138

cuaca 898100139

cuaca 898100140

cuaca 898100141

cuaca 898100142

cuaca 898100143

cuaca 898100144

cuaca 898100145

news-1701