114 Penari Ramaikan Lomba Tari Kreasi Nusantara, UMKM Bontang Kuala Ikut Unjuk Produk

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
31 Okt 2026 20:19
3 menit membaca

BONTANG – Sebanyak 114 penari dari 24 kelompok ambil bagian dalam Lomba Tari Kreasi Nusantara yang dirangkaikan dengan Creative Market UMKM Kelurahan Bontang Kuala. Kegiatan yang berlangsung di Taman Adipura Kota Bontang itu resmi dibuka pada Jumat (30/10/2026) malam.

Digagas Forum RT Zona Darat Bontang Kuala, perhelatan selama tiga hari tersebut tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan seni tari, tetapi juga membuka ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Para peserta berasal dari berbagai kelompok usia, mulai kategori usia dini hingga umum. Mereka berkompetisi dalam empat kategori dengan format kelompok beranggotakan tiga hingga tujuh orang untuk memperebutkan piala bergilir.

Ketua Panitia, Suryanto, mengatakan kegiatan ini dirancang sebagai ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkenalkan potensi lokal. Kehadiran Creative Market UMKM di sekitar lokasi acara diharapkan dapat meningkatkan daya tarik pengunjung dan memperluas pemasaran produk warga.

Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut berawal dari inisiatif masyarakat Zona Darat Bontang Kuala. Pada awalnya, lomba tari hanya digelar dalam lingkup RT 08 setiap perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Seiring waktu, kegiatan itu berkembang menjadi perhelatan yang melibatkan peserta dan masyarakat dalam cakupan lebih luas, mulai tingkat kelurahan hingga kecamatan. Perkembangan tersebut tidak terlepas dari partisipasi warga dan dukungan berbagai pihak.

Menurut Andi Faizal, kegiatan ini penting untuk mengenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada generasi muda, terutama anak-anak, di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Ia juga menilai kolaborasi antara unsur legislatif, Forum RT, tokoh adat, dan masyarakat menjadi modal penting dalam mengembangkan potensi daerah.

Mewakili Wali Kota Bontang, Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (PKSDM), Lukman, hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut.

Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakannya, Pemkot Bontang menyampaikan apresiasi kepada Forum RT Zona Darat Bontang Kuala dan seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan acara.

Pemerintah menilai kegiatan ini memiliki manfaat lebih luas dari sekadar pertunjukan seni. Selain menjadi sarana menjaga warisan budaya, kegiatan tersebut juga mendorong kebersamaan warga dan membuka peluang ekonomi melalui promosi produk UMKM.

Bontang Kuala sendiri memiliki nilai strategis sebagai kawasan bersejarah sekaligus salah satu pusat kebudayaan dan pariwisata bahari di Kota Bontang. Karena itu, penguatan kegiatan berbasis budaya dan ekonomi masyarakat dinilai sejalan dengan arah pembangunan daerah.

“Melalui kegiatan ini, kita merangkum dua pilar penting pembangunan sekaligus, yaitu pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Lukman menambahkan, tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap seni dan budaya Nusantara masih tumbuh. Pembinaan bakat sejak usia dini juga dinilai penting untuk menjaga identitas budaya sekaligus membentuk karakter generasi muda di tengah arus globalisasi.

Pembukaan Lomba Tari Kreasi Nusantara dan Creative Market UMKM ditandai dengan penyalaan kembang api oleh Lukman bersama Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam.

Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang, Lurah Bontang Kuala Ardiansyah, Ketua Adat Bontang Kuala Ja’far, serta para ketua RT se-Kelurahan Bontang Kuala.

Pemkot Bontang berharap kegiatan yang lahir dari inisiatif masyarakat ini dapat diselenggarakan secara berkelanjutan. Ke depan, ajang tersebut diharapkan berkembang menjadi salah satu agenda pariwisata dan kebudayaan yang memperkuat identitas Kota Bontang sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }