Laga puncak turnamen kali ini menghadirkan duel sesama keluarga besar Awin-CS. Alvin dan Wa’Nimbang harus berhadapan dengan rekan satu gardu mereka, Gery dan Eccik, dalam pertandingan final yang menyita perhatian para peserta dan penonton.BONTANG – Dominasi Gardu Awin-CS di arena domino Kota Bontang kembali tak terbendung. Pasangan Alvin dan Wa’Nimbang sukses meraih gelar juara pertama pada Turnamen Domino PORDI Haul Bung Karno 2026 yang berlangsung di Markas PDI Perjuangan Kota Bontang, Minggu (28/6/2026).
Menariknya, laga puncak turnamen kali ini menghadirkan duel sesama keluarga besar Awin-CS. Alvin dan Wa’Nimbang harus berhadapan dengan rekan satu gardu mereka, Gery dan Eccik, dalam pertandingan final yang menyita perhatian para peserta dan penonton.
Pertemuan dua pasangan terbaik dari satu gardu tersebut menjadi bukti kuatnya pembinaan yang dilakukan komunitas domino binaan Winardi. Selama dua hari pelaksanaan turnamen, para peserta menampilkan permainan kompetitif sekaligus menjunjung tinggi sportivitas.
Bagi Alvin, kemenangan yang diraih bukan semata soal gelar juara maupun hadiah yang diperebutkan. Menurutnya, ajang domino menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat persaudaraan antarwarga.
“Kita tentunya bersyukur. Juara itu sampingan saja. Yang paling penting kita bisa ikut meramaikan kegiatan ini dan menjalin silaturahmi dengan masyarakat,” ujar Alvin usai pertandingan.
Prestasi ini semakin mengukuhkan reputasi Alvin dan Wa’Nimbang sebagai salah satu pasangan domino terbaik di Kalimantan Timur. Sebelumnya, keduanya juga sukses menjuarai Domino PORDI Cup II Tingkat Kalimantan Timur yang digelar di Bontang dengan mengalahkan pasangan asal Balikpapan melalui skor telak 7-1.
Tak hanya fokus pada prestasi, Alvin mengungkapkan bahwa Awin-CS tengah menyiapkan program pembinaan bagi generasi muda yang memiliki minat terhadap olahraga domino.
“Sekarang peminat domino sudah sangat banyak. Atlet-atlet muda harus terus lahir dan berkembang. Kami sedang berdiskusi untuk menyiapkan pembinaan yang lebih terarah,” katanya.
Sementara itu, Pembina Gardu Awin-CS, Winardi, mengatakan bahwa tujuan utama penyelenggaraan turnamen domino dalam rangkaian Haul Bung Karno adalah mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, kemenangan hanyalah bonus dari sebuah kompetisi yang sejatinya menjadi wadah kebersamaan dan silaturahmi.
“Prinsipnya kita ingin mempererat silaturahmi. Soal juara itu urusan belakangan. Yang terpenting masyarakat bisa berkumpul dan menikmati suasana kebersamaan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kota Bontang, Ismail Fahruddin. Ia menegaskan bahwa olahraga domino merupakan ruang persahabatan yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang profesi maupun status sosial.
“Domino adalah olahraga yang mempertemukan banyak orang. Di sini kita menambah teman, memperluas persahabatan, dan menjalin kebersamaan,” kata Ismail.
Ia juga mengapresiasi seluruh peserta yang dinilai mampu menjaga sportivitas dan etika selama pertandingan berlangsung.
“Alhamdulillah seluruh peserta bermain sesuai aturan. Tidak ada pelanggaran yang berarti dan semua menjunjung tinggi semangat olahraga,” tambahnya.
Pada turnamen Domino PORDI Haul Bung Karno 2026 ini, pasangan Alvin dan Wa’Nimbang berhak membawa pulang hadiah sebesar Rp7 juta sebagai juara pertama. Sementara juara kedua memperoleh Rp5 juta, juara ketiga Rp3,5 juta, juara keempat Rp2,5 juta, dan peringkat lima hingga delapan masing-masing mendapatkan Rp500 ribu.
Keberhasilan menjuarai dua turnamen bergengsi dalam waktu berdekatan semakin menegaskan posisi Alvin dan Wa’Nimbang sebagai pasangan yang sedang berada di puncak performa. Dominasi mereka sekaligus menjadi bukti bahwa Bontang kini memiliki atlet-atlet domino yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi. (*)
Tidak ada komentar