Golkar Dorong Raperda Bencana Industri Lebih Spesifik Sesuai Karakteristik Kota Bontang

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
29 Mei 2026 10:00
2 menit membaca

BONTANG – Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Bontang mendorong agar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), tentang Penanggulangan Bencana di Kawasan Industri difokuskan secara khusus pada penanganan bencana industri. Usulan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna terkait tanggapan fraksi atas pendapat Wali Kota Bontang, terhadap dua raperda prakarsa DPRD, Jumat (29/5/2026).

Anggota Fraksi Golkar DPRD Bontang, Rustam, mengatakan bahwa pengaturan yang lebih spesifik diperlukan mengingat karakteristik Kota Bontang, sebagai daerah yang bertumpu pada sektor industri. Menurutnya, risiko yang muncul dari aktivitas industri memiliki karakteristik berbeda dengan bencana pada umumnya.

Karena itu, Fraksi Golkar mendukung masukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang agar ruang lingkup pengaturan dalam Raperda tersebut, lebih diarahkan pada penanggulangan bencana industri secara khusus.

“Karena sebelumnya sudah ada perda mengenai penanggulangan bencana dan mitigasi banjir, maka perda yang baru ini sebaiknya lebih fokus pada penanganan bencana industri,” ujar Rustam.

Selain menyoroti raperda bencana industri, Fraksi Golkar juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi setiap perda dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah. Langkah tersebut dinilai penting, agar kebijakan yang dihasilkan tidak berjalan sendiri, melainkan selaras dengan arah pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Menurut Rustam, keselarasan antara regulasi dan dokumen perencanaan akan membuat implementasi kebijakan menjadi lebih efektif, terukur, dan mampu mendukung pencapaian target pembangunan daerah.

Fraksi Golkar berharap pembahasan lanjutan bersama pemerintah daerah dapat menghasilkan regulasi yang lebih komprehensif, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan Kota Bontang sebagai salah satu kawasan industri strategis di Kalimantan Timur (Kaltim).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }