Tim Respon Bencana Batalyon B Pelopor langsung diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman.SAMARINDA – Respons cepat ditunjukkan Tim Respon Bencana Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Timur saat kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Jalan Pulau Flores, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota, Rabu (1/7/2026) pagi.
Peristiwa kebakaran yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 09.05 WITA itu sempat membuat warga panik setelah api dengan cepat membesar dan mengancam bangunan di sekitarnya. Menyikapi situasi tersebut, Tim Respon Bencana Batalyon B Pelopor langsung diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman.
Dipimpin Brigpol Adi Sujono bersama dua personel lainnya, tim bergerak cepat berkoordinasi dengan relawan dan petugas pemadam kebakaran guna mengendalikan kobaran api yang terus membesar.
Berkat kerja sama dan koordinasi yang solid di lapangan, api akhirnya berhasil dilokalisir sebelum menjalar ke bangunan lain yang berada di kawasan padat penduduk tersebut. Langkah cepat itu dinilai berhasil mencegah kerugian yang lebih besar.
Berdasarkan data sementara, kebakaran menghanguskan satu unit bangunan. Meski kerugian material tidak dapat dihindari, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun, seorang relawan dilaporkan mengalami sesak napas akibat terpapar asap tebal saat membantu proses pemadaman. Korban segera mendapatkan penanganan medis dan kondisinya dilaporkan dalam pengawasan.
Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Garis polisi telah dipasang di area terdampak guna mendukung proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan sejumlah bukti di lapangan.
Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., mengapresiasi kesigapan personel yang terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut. Menurutnya, kehadiran Tim Respon Bencana merupakan bagian dari komitmen Brimob untuk selalu hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat.
“Kehadiran tim respon bencana merupakan wujud nyata kesiapsiagaan Brimob Polda Kaltim dalam membantu masyarakat saat menghadapi kondisi darurat. Kami akan terus berupaya memberikan respons cepat terhadap setiap laporan yang masuk,” ujarnya.
Andy Rifai juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan permukiman padat penduduk.
“Periksa secara berkala instalasi listrik, kompor, maupun peralatan yang berpotensi memicu kebakaran. Kesadaran dan langkah pencegahan sejak dini sangat penting untuk menjaga keselamatan bersama,” tegasnya.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi bencana kebakaran, sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antara aparat, relawan, dan masyarakat dalam meminimalkan dampak yang ditimbulkan. (*)
Tidak ada komentar