Retribusi Tiket Pelataran Bontang Kuala Bisa Capai Rp3 Juta Saat Akhir Pekan

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
15 Agu 2026 17:06
2 menit membaca

NEWSBORNEO.ID – Penerimaan dari retribusi tiket masuk Pelataran Bontang Kuala menunjukkan perbedaan cukup jauh antara hari kerja dan akhir pekan. Saat Sabtu dan Minggu, penerimaan bahkan bisa mencapai Rp2,5 juta hingga Rp3 juta dalam sehari.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang, M. Ihsan, mengatakan penerimaan tersebut mengikuti jumlah pengunjung yang datang ke kawasan Pelataran Bontang Kuala.

Pada hari kerja, retribusi tiket yang terkumpul berada di kisaran Rp800 ribu hingga Rp1 juta per hari. Jumlahnya mulai meningkat menjelang akhir pekan.

“Kalau hari kerja kurang lebih Rp800 ribu sampai Rp1 juta sehari. Jumat sudah meningkat, bisa hampir Rp2 juta,” kata Ihsan.

Penerimaan tertinggi biasanya terjadi pada Sabtu dan Minggu. Pada dua hari tersebut, jumlah retribusi tiket masuk Pelataran Bontang Kuala dapat mencapai Rp2,5 juta hingga Rp3 juta sehari.

Kondisi itu berbeda dengan penerimaan dari kawasan Mangrove yang relatif lebih rendah. Ihsan menyebut jumlahnya berkisar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per hari, tergantung tingkat kunjungan.

“Kalau Mangrove relatif sedikit karena memang kunjungannya tidak seramai Bontang Kuala. Kadang Rp100 ribu, kadang Rp200 ribu per hari,” ujarnya.

Meski penerimaan Pelataran Bontang Kuala sudah cukup tinggi pada akhir pekan, Dispopar melihat masih ada peluang untuk mengoptimalkannya. Saat ini pemungutan retribusi belum dilakukan sepanjang waktu operasional kawasan.

Menurut Ihsan, petugas masih efektif melakukan pemungutan sekitar dua hingga tiga jam. Sementara itu, aktivitas pengunjung juga masih berlangsung pada pagi hari dan malam hari.

“Kalau bisa dimaksimalkan dari pagi, apalagi hari-hari libur, kemudian malam di atas jam 8 juga masih ada orang,” pungkasnya. (ADV)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }