Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris memberikan sambutan di peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Baiturrahim. (News Borneo)NEWSBORNEO.ID – Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris mengingatkan orang tua agar memperkuat pendampingan terhadap anak di tengah semakin luasnya penggunaan teknologi.
Pesan itu disampaikan Agus saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Baiturrahim, BTN KCY, Sabtu (5/9/2026).
Menurut Agus, telepon seluler sudah menjadi bagian dari kebutuhan anak, terutama untuk menunjang pendidikan dan mencari informasi. Namun, akses terhadap berbagai konten juga membuat pengawasan orang tua semakin penting.
Agus berharap ketika anak menghadapi persoalan, keluarga tetap menjadi tempat pertama untuk bercerita dan mencari jalan keluar. Ia tidak ingin anak justru menjadikan perangkat digital sebagai tempat melarikan diri dari masalah.
“Jangan sampai ketika anak punya persoalan, yang dicari justru HP. Kita ingin mereka tetap datang kepada orang tua untuk bercerita dan meminta pendampingan,” ujar Agus.
Ia menilai perkembangan teknologi tidak mungkin dihindari. Karena itu, pendekatan yang diperlukan bukan sekadar menjauhkan anak dari teknologi, melainkan membangun kebiasaan penggunaan yang lebih bijak.
Pemkot Bontang juga telah menerapkan kebijakan pembatasan penggunaan HP di sekolah. Anak-anak tidak diperkenankan membawa perangkat tersebut ke dalam kelas selama proses belajar mengajar.
Kebijakan itu menjadi salah satu upaya untuk menjaga konsentrasi siswa sekaligus mengembalikan ruang interaksi langsung selama berada di lingkungan sekolah.
“Teknologi tetap kita perlukan, tetapi penggunaannya harus berada dalam pendampingan. Anak-anak perlu tahu kapan HP digunakan dan kapan mereka harus berinteraksi dengan orang di sekitarnya,” tuturnya.
Agus menilai keluarga memiliki peran besar dalam membentuk ketahanan anak menghadapi perubahan zaman. Pendidikan di sekolah perlu berjalan beriringan dengan pembinaan yang dilakukan orang tua di rumah.
Ia berharap momentum Maulid Nabi juga menjadi pengingat bagi keluarga untuk meneladani nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah, termasuk dalam membangun hubungan dan membimbing generasi berikutnya.
“Sekuat apa pun perkembangan teknologi, keluarga tetap menjadi tempat utama bagi anak untuk mendapatkan perhatian, arahan dan keteladanan,” pungkasnya. (ADV)
Tidak ada komentar