Pemkot Bontang Satukan Perusahaan dan LPK dalam Job Fair, Pencaker Bisa Sekaligus Tingkatkan Kompetensi

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
1 Sep 2026 18:24
2 menit membaca

NEWSBORNEO.ID – Pemkot Bontang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan dan lembaga pelatihan melalui Job Fair 2026 yang digelar selama empat hari, 1-4 September.

Kegiatan yang dibuka Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni di Gedung Koperasi PKT, Selasa (1/9/2026), tidak hanya menghadirkan perusahaan pencari tenaga kerja. Tiga Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) juga dilibatkan bersama 29 perusahaan.

Kehadiran LPK memberi pilihan bagi masyarakat yang belum langsung menemukan pekerjaan sesuai kemampuan. Pencari kerja dapat melihat peluang peningkatan keterampilan sebagai bagian dari persiapan memasuki dunia kerja.

Neni mengatakan kebutuhan tenaga kerja dan kesiapan pencari kerja perlu dipertemukan secara langsung. Menurutnya, peluang kerja akan lebih mudah dimanfaatkan apabila masyarakat memahami kemampuan yang dibutuhkan perusahaan.

“Kesempatan kerja harus dibarengi kesiapan dari pencari kerja. Karena itu, kemampuan dan keterampilan juga perlu terus dikembangkan,” ujar Neni.

Dalam pelaksanaannya, Disnaker menyediakan sekitar 400 lowongan dari berbagai posisi dan bidang. Pencari kerja dapat memilih peluang yang sesuai dengan kualifikasi masing-masing.

Selain membuka akses kepada perusahaan, Pemkot Bontang juga mendorong masyarakat untuk tidak berhenti pada pencarian pekerjaan. Peningkatan kompetensi menjadi bagian penting agar tenaga kerja lokal mampu mengikuti kebutuhan dunia usaha yang terus berkembang.

Neni menilai upaya memperluas kesempatan kerja membutuhkan keterlibatan pemerintah dan dunia usaha secara bersamaan. Pemerintah membuka ruang pertemuan, sementara perusahaan menyampaikan kebutuhan tenaga kerja yang tersedia.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dunia usaha juga punya peran besar untuk membuka kesempatan bagi masyarakat Bontang,” tuturnya.

Kepala Disnaker Bontang Asdar Ibrahim mengatakan Job Fair berlangsung hingga 4 September dengan 32 tenant yang terdiri dari perusahaan dan LPK. Ia meminta pencari kerja memanfaatkan keberadaan tenant untuk menggali informasi mengenai posisi maupun kualifikasi yang dibutuhkan.

Menurutnya, pencari kerja perlu datang dengan persiapan, bukan sekadar melihat-lihat pilihan pekerjaan yang tersedia.

“Silakan lihat peluang yang ada, cocokkan dengan kemampuan masing-masing, lalu manfaatkan kesempatan yang tersedia,” pungkasnya. (ADV)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }