BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang bergerak cepat memperketat Standar Operasional Prosedur (SOP) penyediaan makanan dalam Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) menyusul dugaan kasus keracunan yang dialami sejumlah penerima manfaat di SDN 012 Bontang Selatan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah kejadian serupa terulang sekaligus memastikan keamanan pangan bagi masyarakat, khususnya para siswa penerima program.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program pemerintah.
“Keselamatan dan kesehatan warga adalah yang paling utama. Saya minta seluruh rantai penyediaan makanan, mulai dari bahan baku hingga disajikan, dievaluasi secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegas Neni kepada awak media di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Kamis (6/8/2026).
Sebagai tindak lanjut, Pemkot Bontang memperketat pengawasan di dapur pengolahan makanan. Seluruh penyelenggara diwajibkan menjaga standar kebersihan selama proses memasak, sementara para juru masak harus menggunakan alat pelindung diri (APD) dan masker saat menyiapkan makanan.
Tidak hanya pada tahap pengolahan, pemerintah juga melakukan pembenahan pada sistem distribusi makanan. Alur pengiriman hingga waktu distribusi kini diatur lebih ketat agar makanan diterima siswa dalam kondisi segar dan layak konsumsi.
Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko penurunan kualitas makanan akibat proses distribusi yang terlalu lama.
Untuk memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar, Dinas Kesehatan Kota Bontang menerjunkan tim surveillance ke berbagai titik pelaksanaan program.
Tim tersebut bertugas melakukan pemantauan rutin terhadap kualitas makanan, kebersihan dapur, hingga proses distribusi sebelum makanan dibagikan kepada para penerima manfaat.
Pemkot Bontang berharap penguatan pengawasan ini mampu meningkatkan standar keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis, sehingga masyarakat dapat menerima manfaat program dengan aman, sehat, dan berkualitas. (*)
Tidak ada komentar