Meski Omicron Lima Kali Lebih Cepat Menyebar, BOR di Kaltim Masih Aman

Redaksi
2 Mar 2022 01:55
4 menit membaca

newsborneo.id – Meski penyebaran virus Omicron tiga hingga lima kali lebih cepat dari virus COVID-19 sebelumnya, Dinas Kesehatan Kalimantan Timur (Kaltim) mengatakan Bed Occupancy Ratio (BOR) rumah sakit maupun di isolasi terpusat (isoter) masih berada dalam tingkat aman dan terkendali.

“Hingga 26 Februari 2022, terdapat 684 pasien COVID-19 dirawat di rumah sakit dengan BOR ICU sebanyak 50 pasien dari ketersediaan 189 tempat tidur atau sekitar 26 persen. Sedangkan BOR isolasi pasien dirawat sebanyak 634 kasus dari ketersediaan 1.472 tempat tidur atau mencapai 43 persen,” papar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Masitah di Samarinda, Selasa.

Hal tersebut, dapat terjadi karena meski penyebaran virus Omicron lebih cepat, tetapi umumnya hanya memberi gejala ringan sehingga BOR rumah sakit maupun isoter aman.

“BOR rumah sakit hanya untuk pasien dengan kasus kritis dan berat. Pasien dengan kasus sedang dan ringan bisa dirawat di isoter dan bila memungkinkan isoman di tempat tinggal masing-masing dengan tetap menjaga prokes dan dalam pantauan petugas isoter,” ungkapnya.

Masitah mengungkapkan jumlah kasus positif yang saat ini berada dalam perawatan rumah sakit, isoter dan isolasi mandiri (isoman) mencapai 19.404 kasus pada Ahad, 27 Februari 2022 yang terus bergerak setiap harinya.

Pasien terkonfirmasi yang dirawat di Samarinda sebanyak 171 kasus dengan BOR ICU delapan kasus dari ketersediaan 38 tempat tidur atau 21 persen dan BOR isolasi terpakai 163 kasus dari ketersediaan 263 tempat tidur atau 62 persen.

“Samarinda menyiapkan sembilan rumah sakit rujukan, yakni RSUD Abdul Wahab Sjahranie, RS Jiwa Atma Husada Mahakam, RSUD Inche Abdoel Moeis, RS Umum Dirgahayu, RS Umum Bhakti Nugraha, RS Umum Haji Darjad, RS Samarinda Medika Citra, RS Siaga Al-Munawwarah Samarinda dan RS Hermina Samarinda,” ucapnya.

Jumlah pasien dirawat di Balikpapan sebanyak 294 kasus dengan BOR ICU sebanyak 25 kasus dari ketersediaan 72 tempat tidur atau 35 persen dan BOR isolasi 269 kasus dari ketersediaan 649 tempat tidur atau 41 persen.

Terdapat 14 unit rumah sakit rujukan di Balikpapan, yakni RSUD Dr Kanujoso Djatiwibowo, RS Pertamina Balikpapan, RS Dr R Hardjanto, RSUD Beriman Balikpapan, RS Restu Ibu, RS Ibu dan Anak Sayang Ibu, RS Bhayangkara Balikpapan, RS Medika Utama Permata, RS Siloam Hospitals Balikpapan, RS Umum Balikpapan Baru, RS Umum Tingkat IV Lanud Balikpapan, RS Ibu Anak Asih Balikpapan, RS Hermina Balikpapan dan RS Medika Utama Manggar.

Terdapat tiga rumah sakit rujukan di Kutai Kartanegara, yakni RSUD Aji Muhammad Parikesit, RSUD Aji Batara Agung Dewa Sakti dan RS Umum Daerah Dayaku Raja.

“Total pasien dirawat sebanyak 48 kasus dengan BOR ICU sebanyak 12 kasus dari ketersediaan 29 tempat tidur atau 41 persen dan BOR isolasi terpakai 36 kasus dari ketersediaan 89 tempat tidur atau 40 persen,” tuturnya.

Kemudian Bontang menyiapkan lima rumah sakit, yakni RS Umum Daerah Taman Husada Bontang, RS Pupuk Kaltim, RS LNG Badak, RS Amalia Bontang dan RS Islam Bontang.

Jumlah pasien terkonfirmasi dirawat di Bontang sebanyak 87 kasus dengan BOR ICU sebanyak 3 kasus dengan ketersediaan 15 tempat tidur atau 20 persen dan BOR isolasi terpakai 84 kasus dari ketersediaan 210 tempat tidur atau 40 persen.

“Di Kabupaten Kutai Timur juga terdapat lima rumah sakit rujukan, yaitu RSUD Kudungga, RS Umum Maloy, RS Pupuk Kaltim Prima Sangata, RS Umum Medika Sangatta dan RS Umum Daerah Sangkulirang,” jelasnya.

Jumlah pasien dirawat di rumah sakit Kutai Timur sebanyak 34 kasus dengan BOR ICU satu kasus dengan ketersediaan 12 tempat tidur atau 8 persen dan BOR isolasi 33 terpakai dengan ketersediaan 105 tempat tidur atau 31 persen.

Kabupaten Kutai Barat hanya menyediakan satu rumah sakit, yaitu RSUD Harapan Insan Sendawar dengan BOR ICU nol kasus dari ketersediaan 2 tempat tidur dan BOR isolasi terpakai 15 kasus dari ketersediaan 24 tempat tidur atau 63 persen.

Berikutnya, Kabupaten Berau menyediakan dua rumah sakit, yaitu RSUD Dr Abdul Rivai dan RSUD Talisayan yang terdapat 10 pasien dirawat dengan BOR ICU satu kasus dari ketersediaan 10 tempat tidur atau 10 persen dan BOR isolasi terpakai 19 kasus dari ketersediaan 48 tempat tidur atau 48 persen.

Sementara, di kabupaten calon Ibu Kota Negara (IKN) disediakan satu rumah sakit, yakni RSUD Ratu Aji Putri Botung yang terdapat delapan kasus dengan BOR ICU nol kasus dari ketersediaan enam tempat tidur dan BOR isolasi terpakai delapan dari ketersediaan 20 tempat tidur atau 40 persen.

Lalu, pasien dirawat di Kabupaten Paser sebanyak tujuh kasus dengan BOR ICU nol kasus dari ketersediaan empat tempat tidur dan BOR isolasi tujuh kasus dari ketersediaan 45 tempat tidur atau 16 persen.

Kabupaten Paser menyediakan dua rumah sakit, yaitu RSUD Panglima Sebaya dan RS Pratama Batu Engau.

“Terakhir Mahakam Ulu (Mahulu), ada dua rumah sakit tersedia yakni RS Gerbang Sehat Mahulu dan RS Nawacita Datah Dawai dengan jumlah pasien dirawat di sini nol kasus,” terangnya.

Secara keseluruhan, ketersediaan isoter di Kaltim berjumlah 559 tempat tidur dengan jumlah terpakai 323 kasus atau 57,78 persen. [antara]

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }
news-0612-mu

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

8881

8882

8883

8884

8885

8886

8887

8888

8889

8890

8891

8892

8893

8894

8895

8941

8942

8943

8944

8945

8946

8947

8948

8949

8950

8952

8953

8954

8955

9001

9002

9003

9004

9005

9006

9007

9008

9009

9010

9011

9012

9013

9014

9015

10031

10032

10033

10034

10035

10036

10037

10038

10039

10040

10041

10042

10043

10044

10045

8896

8897

8898

8899

8900

8956

8957

8958

8959

8960

8961

8962

8963

8964

8965

8966

8967

8968

8969

8970

9016

9017

9018

9019

9020

9021

9022

9023

9024

9025

9026

9027

9028

9029

9030

10046

10047

10048

10049

10050

10051

10052

10053

10054

10055

10056

10057

10058

10059

10060

8971

8972

8973

8974

8975

8976

8977

8978

8979

8980

8981

8982

8983

8984

8985

9031

9032

9033

9034

9035

9036

9037

9038

9039

9040

9041

9042

9043

9044

9045

8866

8867

8868

8869

8870

8871

8872

8873

8874

8875

8876

8877

8878

8879

8880

8996

8997

8998

8999

9000

9046

9047

9048

9049

9050

9051

9052

9053

9054

9055

10061

10062

10063

10064

10065

10066

10067

10068

10069

10070

10001

10002

10003

10004

10005

10006

10007

10008

10009

10010

10011

10012

10013

10014

10015

10016

10017

10018

10019

10020

10021

10022

10023

10024

10025

10026

10027

10028

10029

10030

10071

10072

10073

10074

10075

10076

10077

10078

10079

10080

10081

10082

10083

10084

10085

news-0612-mu