Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Setda Kota Bontang, Lukman, saat mewakili Wali Kota Bontang membuka SMANDA Cup XVIII di Lapangan Basket SMAN 2 Bontang, Jumat (28/8/2026).BONTANG – Pemerintah Kota Bontang menyiapkan anggaran Rp29,6 miliar untuk mendukung keberlangsungan pendidikan pelajar melalui Program Kartu Bontang Pintar (KBP).
Program tersebut akan direalisasikan melalui APBD Perubahan 2026. Kebijakan ini menjadi salah satu langkah Pemkot Bontang untuk meringankan beban orang tua sekaligus memastikan persoalan biaya tidak menjadi penghalang bagi anak-anak Bontang untuk mendapatkan pendidikan.
Kabar mengenai program tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Setda Kota Bontang, Lukman, saat mewakili Wali Kota Bontang membuka SMANDA Cup XVIII di Lapangan Basket SMAN 2 Bontang, Jumat (28/8/2026).
Lukman menegaskan, pendidikan merupakan salah satu kebutuhan dasar yang harus mendapat perhatian pemerintah. Karena itu, kehadiran Kartu Bontang Pintar diharapkan dapat memberikan ruang lebih besar bagi masyarakat untuk memastikan anak-anak mereka tetap melanjutkan pendidikan.
“Program ini merupakan upaya pemerintah untuk meringankan beban orang tua sekaligus memastikan keberlangsungan pendidikan anak-anak Bontang tanpa terkendala persoalan finansial,” kata Lukman.
Menurut Lukman, pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari pembangunan infrastruktur. Kualitas sumber daya manusia juga menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan sejak dini.
Hal itu pula yang menurutnya tercermin dalam penyelenggaraan SMANDA Cup XVIII. Kompetisi olahraga antarpelajar tersebut tidak hanya menjadi arena untuk mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter generasi muda.
“Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga sarana pembelajaran bagi para pelajar untuk mengasah disiplin, kerja sama, sportivitas, dan kemampuan menghargai sesama,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman selama mengikuti kompetisi dapat menjadi bekal bagi para pelajar dalam menghadapi tantangan di luar arena pertandingan.
Lukman juga memberikan apresiasi terhadap perjalanan panjang SMAN 2 Bontang yang tahun ini memasuki usia ke-32. Menurutnya, tiga dekade lebih perjalanan sekolah tersebut tidak hanya menunjukkan usia sebuah institusi pendidikan, tetapi juga menggambarkan proses panjang dalam mencetak generasi penerus.
“Atas nama Pemerintah Kota Bontang, saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-32 kepada seluruh keluarga besar SMAN 2 Bontang,” ucapnya.
Ia pun mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan trofi dan medali sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan dalam kompetisi. Keberanian untuk tampil, menjunjung sportivitas, serta mampu menghargai lawan merupakan bagian penting dari kemenangan yang sesungguhnya.
Sementara itu, Ketua Panitia SMANDA Cup XVIII, Lindawati, menjelaskan kompetisi tersebut berlangsung mulai 28 Agustus hingga 19 September 2026.
Sebanyak 15 SMA/SMK se-Kota Bontang ambil bagian dalam ajang olahraga antarpelajar tersebut. Empat cabang olahraga dipertandingkan, yakni bulu tangkis, bola voli, futsal, dan bola basket.
Memasuki penyelenggaraan ke-18, SMANDA Cup diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan sekolah, tetapi juga menjadi wadah untuk menemukan dan mengembangkan potensi atlet muda Bontang.
“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir talenta-talenta muda yang memiliki integritas dan mampu membawa nama Bontang bersaing di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional,” demikian disampaikan panitia.
Tidak ada komentar