
Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap tanah air melalui berbagai aksi nyata sepanjang Agustus 2026.
Ajakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Balikpapan Nomor 400.14.1.1/1879/E/SETDA yang diterbitkan pada 31 Juli 2026. Surat edaran itu ditujukan kepada jajaran Forkopimda, instansi pemerintah, TNI-Polri, BUMN, BUMD, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, hingga seluruh masyarakat Kota Balikpapan.
Wali Kota Balikpapan Dr. H. Rahmad Mas’ud, menegaskan bahwa makna kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara atau kegiatan seremonial, tetapi juga melalui partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.
“Kemerdekaan harus terasa di lingkungan kita. Mari kita isi Bulan Kemerdekaan dengan gotong royong, menjaga kebersihan, memperindah kawasan tempat tinggal, dan memperkuat kebersamaan sebagai wujud rasa syukur atas perjuangan para pahlawan,” ujar Rahmad Mas’ud.
Dalam surat edaran tersebut, pemerintah juga mengimbau seluruh instansi, lembaga, maupun masyarakat menggunakan identitas resmi HUT Ke-81 Republik Indonesia yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Penggunaan logo, tema, serta elemen visual resmi diharapkan mampu menghadirkan keseragaman sekaligus memperkuat semangat nasionalisme dalam setiap kegiatan.
Selain itu, masyarakat diminta mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak mulai 1 hingga 31 Agustus 2026 di rumah, kantor, sekolah, tempat usaha, maupun fasilitas publik. Pemasangan umbul-umbul, baliho, spanduk, lampu hias, dan dekorasi bernuansa kemerdekaan juga dianjurkan dengan tetap mengikuti pedoman desain resmi pemerintah.
Rahmad mengatakan, semangat memperingati kemerdekaan sebaiknya diwujudkan melalui tindakan sederhana yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan. Karena itu, pemerintah mendorong masyarakat melaksanakan kerja bakti, membersihkan lingkungan, mengecat pagar maupun fasilitas umum, serta mempercantik kawasan permukiman.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan seluruh elemen kota untuk bersama-sama menyemarakkan Hari Kemerdekaan. Semakin banyak warga yang terlibat, semakin kuat semangat persatuan dan rasa memiliki terhadap Kota Balikpapan,” katanya.
Tak hanya berfokus pada penataan lingkungan, Pemkot Balikpapan juga mendorong penyelenggaraan berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat secara luas. Beragam perlombaan tradisional, kegiatan olahraga, pentas seni budaya, hingga aksi sosial diharapkan mampu mempererat hubungan antarwarga sekaligus menumbuhkan kembali nilai-nilai gotong royong.
Menurut Rahmad, semangat kolaborasi tersebut menjadi modal penting bagi Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia berharap peringatan HUT Ke-81 RI mampu membangkitkan optimisme masyarakat untuk terus menjaga persatuan sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Momentum kemerdekaan adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Mari kita rayakan dengan penuh kebersamaan, menjaga persatuan, dan terus berkontribusi membangun Balikpapan yang bersih, nyaman, harmonis, serta semakin siap mendukung kemajuanbangsa,” tutup Rahmad Mas’ud. (*)
Tidak ada komentar