Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersama Pamerindo Indonesia menghadirkan booth informasi dan edukasi tentang Nusantara dalam ajang Indonesia Energy & Engineering Series (IEES) 2026 yang berlangsung pada 10–12 Juni 2026 di BSCC Dome Balikpapan.BALIKPAPAN – Kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi salah satu daya tarik dalam ajang Indonesia Energy & Engineering Series (IEES) 2026 yang digelar di BSCC Dome Balikpapan, 10–12 Juni 2026. Melalui booth informasi dan edukasi yang disiapkan Otorita IKN (OIKN) bersama Pamerindo Indonesia, pengunjung diajak melihat lebih dekat perkembangan pembangunan ibu kota baru Indonesia yang terus bergerak maju.
Partisipasi OIKN dalam pameran industri terbesar di Kalimantan ini menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman publik mengenai Nusantara, sekaligus memperkenalkan berbagai peluang yang terbuka seiring berlanjutnya pembangunan kawasan ibu kota negara.
IEES 2026 sendiri mempertemukan berbagai pelaku industri dari sektor strategis, mulai dari konstruksi, energi, pertambangan, hingga manajemen kebencanaan. Selain menjadi ajang pamer inovasi teknologi dan produk, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi bagi dunia usaha dalam menjajaki peluang investasi dan kerja sama di masa depan.
Di tengah ribuan pengunjung yang memadati area pameran, booth IKN hadir sebagai jendela informasi yang menampilkan perkembangan terbaru pembangunan Nusantara. Pengunjung dapat melihat berbagai visualisasi kawasan, memahami konsep pembangunan berkelanjutan yang diusung, hingga mendapatkan informasi mengenai peluang investasi yang tersedia.
Kehadiran IKN di ajang tersebut juga mencerminkan semakin eratnya hubungan antara pembangunan Nusantara dan ekosistem industri nasional. Terlebih saat ini pembangunan terus berlanjut dengan fokus pada pengembangan kawasan legislatif dan yudikatif sebagai bagian dari target menjadikan Nusantara sebagai Ibu Kota Politik Indonesia pada 2028.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, mengatakan partisipasi dalam pameran menjadi salah satu cara untuk mendekatkan informasi pembangunan kepada masyarakat secara langsung.
“Melalui kegiatan expo ini, IKN ingin memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa pembangunan Nusantara terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Sejalan dengan amanat Presiden dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025, pembangunan terus dipercepat untuk mendukung terwujudnya Ibu Kota Politik pada tahun 2028,” ujar Troy.
Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam pembangunan IKN. Masyarakat perlu mengetahui progres yang telah dicapai sekaligus memahami arah pengembangan kawasan yang akan menjadi pusat pemerintahan Indonesia di masa depan.
Antusiasme pengunjung pun terlihat sepanjang pelaksanaan pameran. Banyak pengunjung yang menyempatkan diri mendatangi booth IKN untuk melihat langsung informasi dan visual pembangunan yang ditampilkan.
Salah satunya adalah Bob, yang mengaku semakin tertarik mengunjungi Nusantara setelah melihat berbagai materi yang dipamerkan.
“Saya ingin sekali ke IKN. Dari informasi dan visual yang ditampilkan, saya melihat Nusantara sangat cantik, modern, dan memiliki konsep pembangunan yang menarik,” katanya.
Dengan keikutsertaan dalam berbagai forum dan pameran strategis seperti IEES, Otorita IKN terus memperluas jangkauan komunikasi publik sekaligus memperkuat sinergi dengan pelaku usaha. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pembangunan Nusantara serta mendorong kolaborasi yang lebih luas dalam mewujudkan ibu kota masa depan Indonesia. (*)
Tidak ada komentar