Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. (Newsborneo.id)BONTANG – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Bontang mulai menunjukkan progres. Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memastikan lahan seluas 8 hektare yang disiapkan di kawasan Bontang Lestari telah selesai dibersihkan.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, penyelesaian pembukaan lahan itu menjadi bagian penting dari persyaratan yang diminta pemerintah pusat agar proyek bisa segera berjalan.
Menurutnya, saat ini fokus Pemkot bukan lagi pada kesiapan lahan, melainkan penyelesaian dokumen lingkungan dan teknis yang masih berproses.
“Lahan sudah siap. Tinggal dokumen pendukung seperti UKL-UPL dan andalalin yang masih berproses,” ujarnya saat ditemui Selasa, (19/05/2026).
Namun, penyusunan dokumen tersebut belum dapat dirampungkan karena masih menunggu Detail Engineering Design (DED) dari pemerintah pusat. Pasalnya, pembangunan fisik Sekolah Rakyat sepenuhnya menjadi kewenangan pusat.
Kondisi itu membuat Pemkot terus menjalin koordinasi agar seluruh tahapan administrasi bisa dipercepat dan pembangunan tidak molor dari target.
“Kami ingin prosesnya cepat selesai supaya tahun ini sudah bisa mulai dibangun,” katanya.
Sekolah Rakyat nantinya dibangun di kawasan Bontang Lestari, berdekatan dengan lokasi pembangunan gudang Bulog.
Program ini diproyeksikan menjadi solusi pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, termasuk mereka yang sempat putus sekolah, agar tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan.
Tidak ada komentar