
BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui program seragam sekolah gratis. Bahkan, Wali Kota Balikpapan, DR H Rahmad Mas’ud, SE., ME., menargetkan setiap peserta didik baru di masa mendatang dapat menerima hingga lima stel seragam sekolah gratis.
Target tersebut disampaikan Rahmad Mas’ud saat menyerahkan secara simbolis bantuan seragam sekolah kepada siswa baru di SD Negeri 009 Balikpapan Utara, Kamis (16/7/2026).
Menurut Rahmad, program seragam gratis merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan seluruh anak memperoleh hak pendidikan yang setara tanpa dibatasi kondisi ekonomi keluarga.
“Sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar, setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Karena itu pemerintah harus hadir memastikan seluruh anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar,” ujarnya.
Saat ini, Pemkot Balikpapan masih menyalurkan tiga stel seragam kepada setiap peserta didik baru. Namun, jumlah tersebut belum menjadi target akhir yang ingin dicapai pemerintah daerah.
Rahmad mengungkapkan, pihaknya memiliki keinginan agar ke depan setiap siswa bisa memperoleh lima stel seragam gratis. Penambahan itu akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.
“Sebenarnya harapan kami lima stel seragam untuk setiap siswa. Saat ini masih tiga stel karena menyesuaikan kemampuan fiskal daerah. Jika pendapatan daerah terus meningkat, program ini akan kami tingkatkan,” katanya.
Ia menegaskan, bantuan seragam sekolah tidak hanya bertujuan melengkapi kebutuhan belajar siswa, tetapi juga membantu meringankan beban pengeluaran orang tua, terutama saat memasuki tahun ajaran baru yang biasanya membutuhkan biaya cukup besar.
Sebagai bentuk keseriusan menjalankan program tersebut, Pemkot Balikpapan mengalokasikan anggaran sekitar Rp30 miliar pada Tahun Ajaran 2026/2027. Nilai itu meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan anggaran tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses dan layanan pendidikan bagi masyarakat Balikpapan.
Rahmad juga menegaskan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan akan tetap menjadi fokus utama dalam kebijakan pembangunan daerah karena dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Pendidikan dan kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu pemerintah akan terus memberikan perhatian dan dukungan anggaran yang memadai pada kedua sektor tersebut,” tegasnya.
Ia berharap kondisi fiskal Kota Balikpapan semakin kuat pada tahun-tahun mendatang sehingga berbagai program pelayanan publik dapat terus diperluas, termasuk merealisasikan target pemberian lima stel seragam gratis bagi seluruh peserta didik baru.
“Dengan keuangan daerah yang semakin baik, kami ingin manfaat pembangunan semakin dirasakan masyarakat, khususnya melalui peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan,” tutup Rahmad Mas’ud. (*)
Tidak ada komentar