Kamis, 14 Mei 2026

Diduga Layani BO, Tujuh Wanita Terjaring di Kamar Hotel Melati

Suriadi Said
19 Apr 2021 13:16
3 menit membaca

SAMARINDA – Polsek, Koramil, dan Muspika di Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan razia cipta kondisi, Sabtu malam, 17 April 2021. Razia menyasar kamar hotel melati yang kerap disalahgunakan untuk berkencan.

Sebelumnya, pihak aparat menerima laporan adanya dugaan praktik prostitusi di kamar hotel melati meski di bulan suci Ramadan. Antara lain tiga hotel kelas melati yang ada di wilayah Kecamatan Sungai Pinang Samarinda. Razia mulai sekira pukul 21.30 WITA di hotel Jalan Merdeka. Di hotel berlantai tiga ini, petugas mendapati tiga orang perempuan yakni Le (26), Ta (22) dan Ma (25).

Ketiga wanita ini diduga sebagai wanita bokingan yang siap menerima panggilan atau open BO. Lantaran mencurigakan, ketiganya kemudian dibawa petugas.

Sasaran kedua, petugas mengarah hotel melati di Jalan KH Samanhudi (Eks Jalan Rajawali). Di hotel berlantai dua ini petugas mendapati dua perempuan yakni Am (17), Si (25), dan satu laki-laki berinisial Ma (30) dalam satu kamar.

Lantaran tidak dapat menunjukan bukti identitas yang jelas apa hubungan antar ketiganya. Mereka tampak gugup serta mencurigakan. Petugas selanjutanya membawanya untuk pendataan kembali.

Hotel kelas melati selanjutnya yang dituju petugas berada di Jalan Pelita. Di hotel berlantai tiga ini, petugas dikejutkan sepasang kekasih yang menginap disalah satu kamar.

Sang wanita DM (21) dan sang pria SR (20) kedapatan sengaja menginap untuk berkencan. Saat melakukan penggeledah, petugas memukan sebuah bong atau alat isab sabu yang disembunyikan di dalam lemari kamar.

Awalnya SR sempat menolak jika bong itu miliknya. Namun setelah didesak akhirnya keduanya mengakui jika mereka memang pesta sabu di kamar tersebut. Keduanya mengaku bukan pasangan suami istri.

Petugas kemudian membawa pasangan muda mudi tanpa ikatan nikah ini dan bergabung dengan enam wanita yang diamankan sebelumnya menuju Mapolsek Sungai Pinang untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

Camat Sungai Pinang, Siti Hasanah, M.Si menjelaskan, sasaran cipkon atau operasi yustisi pada malam ini memang berbeda dari sebelumnya. Banyaknya laporan masyarakat jika kamar hotel disalahgunakan selama bulan suci Ramadan menjadi dasar dipilihnya giat cipkon menyasar hotel kelas melati.

“Sebelum menyasar hotel kami sempatkan menyasar salah satu cafe di Jalan D.I. Pandjaitan yang ramai pengunjung.” ujar Siti Hasanah.

Menurut Siti Hasanah, di sejumlah hotel melati tersebut juga mengimbau agar pengunjung menaati protokol kesehatan dan meminta pemik cafe tutup sesuai Surat Edaran (SE) Wali Kota Samarinda tentang batas jam operasilan cafe dari jam 17.00-22.00 WITA.

Di tiga hotel kelas melati yang disasar dimana petugas menemukan 7 wanita dan 1 laki-laki, Camat Sungai Pinang ini cukup kaget sekaligus miris, laporan masyarakat ternyata benar adanya.

“Harusnya pada bulan suci ini mereka bisa memanfaatkan untuk beribadah dengan baik. Dan selanjutnya untuk 6 wanita kami data dan diberi pembinaan, semnetara untuk pasangan muda-mudi yang kedapatan nyabu kami serahkan kepada pihak kepolisian,” ujar Siti Hasanah.

Kapolsek Sungai Pinang, Kompol Muhammad Jufri Rana menjelaskan, cipkon sekaligus yustisi covid-19 dilakukan untuk menyadarkan sekaligus mengingatkan akan bahaya covid-19 yang masih merebak di Kota Samarinda khususnya di Kecamatan Sungai Pinang.

“Kami menegaskan kembali tentang protokol kesehatan yang harus ditaati saat beraktifitas di luar rumah yang menjadi wilayah hukum Polsek Sungai Pinang,” ujar Kompol Muhammad Jufri Rana.

Kompol Muhammad Jufri Rana menambahkan, sasaran cipkon tersebut adalah premanisme, narkoba, sajam, miras dan yang tidak dapat tunjukan KTP. Ini wujud antisipasi terhadap tindak kriminalitas.

“Untuk enam wanita kami panggil orang tua atau keluarganya. Sementara untuk pasangan muda-mudi, selain kami panggil orang tua juga kami lakukan penyelidikan lebih lanjut tentang barang bukti alat hisap sabu yang ditemukan di dalam kamar yang keduanya sewa,” ujar Kompol Muhammad Jufri. [DW]

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

psda 438000021

psda 438000022

psda 438000023

psda 438000024

psda 438000025

psda 438000026

psda 438000027

psda 438000028

psda 438000029

psda 438000030

psda 438000031

psda 438000032

psda 438000033

psda 438000034

psda 438000035

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

article 710000101

article 710000102

article 710000103

article 710000104

article 710000105

article 710000106

article 710000107

article 710000108

article 710000109

article 710000110

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

article 710000121

article 710000122

article 710000123

article 710000124

article 710000125

article 710000126

article 710000127

article 710000128

article 710000129

article 710000130

article 710000131

article 710000132

article 710000133

article 710000134

article 710000135

article 710000136

article 710000137

article 710000138

article 710000139

article 710000140

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

article 999990041

article 999990042

article 999990043

article 999990044

article 999990045

article 999990046

article 999990047

article 999990048

article 999990049

article 999990050

article 999990051

article 999990052

article 999990053

article 999990054

article 999990055

article 999990056

article 999990057

article 999990058

article 999990059

article 999990060

article 999990061

article 999990062

article 999990063

article 999990064

article 999990065

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

article 868100081

article 868100082

article 868100083

article 868100084

article 868100085

article 868100086

article 868100087

article 868100088

article 868100089

article 868100090

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

news-1701