Najirah Minta Menu “Rantang Kasih” Bisa Gugah Selera Makan

Redaksi
12 Mei 2022 00:11
2 menit membaca

PEMKOT Bontang bergerak usai program andalannya “Rantang Kasih” tuai kritikan. Rapat evaluasi dilakukan di Kantor Wali Kota Bontang, Kelurahan Bontang Lestari, Rabu (11/5/2022).

Evaluasi dipimpin langsung Wakil Wali Kota Bontang, Najirah. Adapula; Sekretaris Daerah (Sekda) Aji Erlynawati, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-PM) Bahtiar Mabe serta perwakilan Dinas Kesehatan.

Masalah menu jadi sorotan. Kelayakan makanan untuk penerima Rantang Kasih, 88 orang lanjut usia (lansia) diminta disajikan lebih layak dan bisa menggugah selera makan para usia lanjut.

“Tolong sajian menunya bisa menarik menggugah selera makan. Terpenting memperhatikan standar kesehatan dan gizi,” tegas Najirah mengutip pranala.co.

Najirah juga meminta agar kelompok masyarakat (Pokmas) selaku pengelola makanan diminta kooperatif dan tidak sembarangan memberikan menu kepada 88 lansia.

32 lansia di Kecamatan Bontang Selatan dan masing-masing 28 lansia dari Bontang Utara dan Bontang Barat.

Bukan itu saja. Soal rincian anggaran pun dibahas. Apalagi Senin (9/5/2022) lalu Kejaksaan Negeri Bontang memanggil Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Kadissos-PM) Bahtiar Mabe.

Pemanggilan itu untuk meminta klarifikasi soal transparansi anggaran yang dikucurkan senilai Rp 2 Miliar untuk program Rantang Kasih. Terkait anggaran, Bahtiar Mabe pun memaparkannya.

Dia bilang, seiring pengajuan Rancangan Anggaran Belanja (RAB) dari tiga Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), anggaran susut jadi Rp 1,6 miliar. Total kontrak swakelola rantang kasih Rp 1.612.217.200.

Rinciannya sebagai berikut;
1. Belanja sembako Rp 1.041.217.600
2. Bayar air, listrik, dan gas Rp 20.430.000
3. Pengadaan rantang dan keranjang Rp 22.440.000
4.  Peralatan Rp 14.100.000
5.  Biaya pengantaran (Asumsi 4 petugas) Rp 240.000.000
6. Upah Pokmas Rp 184.500.000
7. Biaya rapat Pokmas Rp 5.940.000
8. Biaya ATK, laporan dan dokumentasi Pokmas Rp 31.306.800

Sedikit mengingatkan. Program rantang kasih mulai berjalan sejak 1 Maret 2022 lalu. Proses pelaksanaan melalui swakelola tipe 4 yang dimana penyaluran berada di Kelompok Masyarakat (Pokmas).

Sebelum melaksanakannya, Pemkot melakukan studi banding ke dua daerah yang telah melaksanakan program Rantang Kasih. Yakni, Surabaya dan Banyuwangi. Dari kunjungan itu, Pemkot mencari formula yang tepat terkait mekanisme program itu. Baik dari segi regulasi maupun teknis.

Dari dua daerah itu didapatkan dua skema yang berpotensi dipilih terkait pengadaannya. Mencakup swakelola atau belanja langsung pengadaan. Sementara untuk mekanisme tender dipandang sulit. Sebab membutuhkan waktu berbulan-bulan. Keunggulan swakelola dan belanja langsung pengadaan itu bisa memberdayakan UMKM yang ada.

Jika Surabaya memakai skema swakelola. Berbeda, Banyuwangi menerapkan belanja langsung pengadaan. Dijelaskan dia, salah satu bentuk pemberdayaan UMKM ialah terkait pengantaran. Di salah satu daerah di atas memberdayakan ojek online untuk mengantarkan Rantang Kasih (paket makanan) kepada lansia. (red)

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }
news-0612-mu

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

8881

8882

8883

8884

8885

8886

8887

8888

8889

8890

8891

8892

8893

8894

8895

8941

8942

8943

8944

8945

8946

8947

8948

8949

8950

8952

8953

8954

8955

9001

9002

9003

9004

9005

9006

9007

9008

9009

9010

9011

9012

9013

9014

9015

10031

10032

10033

10034

10035

10036

10037

10038

10039

10040

10041

10042

10043

10044

10045

8896

8897

8898

8899

8900

8956

8957

8958

8959

8960

8961

8962

8963

8964

8965

8966

8967

8968

8969

8970

9016

9017

9018

9019

9020

9021

9022

9023

9024

9025

9026

9027

9028

9029

9030

10046

10047

10048

10049

10050

10051

10052

10053

10054

10055

10056

10057

10058

10059

10060

8971

8972

8973

8974

8975

8976

8977

8978

8979

8980

8981

8982

8983

8984

8985

9031

9032

9033

9034

9035

9036

9037

9038

9039

9040

9041

9042

9043

9044

9045

8866

8867

8868

8869

8870

8871

8872

8873

8874

8875

8876

8877

8878

8879

8880

8996

8997

8998

8999

9000

9046

9047

9048

9049

9050

9051

9052

9053

9054

9055

10061

10062

10063

10064

10065

10066

10067

10068

10069

10070

10001

10002

10003

10004

10005

10006

10007

10008

10009

10010

10011

10012

10013

10014

10015

10016

10017

10018

10019

10020

10021

10022

10023

10024

10025

10026

10027

10028

10029

10030

10071

10072

10073

10074

10075

10076

10077

10078

10079

10080

10081

10082

10083

10084

10085

news-0612-mu