Ketua DPD PP-PAUD Provinsi Kalimantan Timur, Andi Srianti Ishak, mengatakan perkembangan teknologi AI telah membawa perubahan besar di dunia pendidikan sehingga para pendidik perlu memahami dan memanfaatkannya secara bijak, kreatif, serta bertanggung jawab.SAMARINDA — DPD PP-PAUD Provinsi Kalimantan Timur mengadakan Pelatihan Teknologi Mahir Artificial Intelligence (AI) bagi guru dan tenaga kependidikan (tendik) PAUD di Samarinda, Jumat (23/5/2026), sebagai upaya meningkatkan kemampuan pendidik dalam menghadapi perkembangan teknologi.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat kompetensi para pendidik dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan guna menunjang proses belajar yang lebih kreatif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.
Pelatihan menghadirkan narasumber Mohammad Salehudin serta diikuti guru dan tenaga kependidikan PAUD dari berbagai wilayah di Kalimantan Timur.
Ketua DPD PP-PAUD Provinsi Kalimantan Timur, Andi Srianti Ishak, mengatakan perkembangan teknologi AI telah membawa perubahan besar di dunia pendidikan sehingga para pendidik perlu memahami dan memanfaatkannya secara bijak, kreatif, serta bertanggung jawab.
Menurutnya, penggunaan AI dapat membantu berbagai kebutuhan pembelajaran di PAUD, mulai dari pembuatan media belajar, pengelolaan administrasi pendidikan, hingga pengembangan metode pembelajaran yang lebih menarik bagi anak usia dini.
“Melalui pelatihan ini, saya berharap guru dan tendik tidak hanya mengenal AI secara teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya untuk mendukung proses pembelajaran di PAUD, mulai dari membuat media pembelajaran, menyusun administrasi, hingga meningkatkan kreativitas dalam mendampingi anak-anak usia dini,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi wadah kolaborasi dan berbagi pengalaman antarpengajar dalam menciptakan inovasi pembelajaran yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Andi Srianti menegaskan pendidikan anak usia dini memiliki peran penting sebagai fondasi pembentukan generasi masa depan. Karena itu, peningkatan kualitas dan kompetensi guru menjadi salah satu faktor utama dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas.
Di akhir kegiatan, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan pelatihan, mulai dari narasumber, panitia, hingga para peserta.
Pelatihan tersebut kemudian resmi dibuka dengan harapan dapat menjadi langkah nyata dalam mendorong transformasi pendidikan yang lebih maju dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. (*/asm)
Tidak ada komentar