Prancis vs Inggris, Duel Gengsi Demi Akhiri Piala Dunia dengan Kepala Tegak

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
18 Jul 2026 21:21
2 menit membaca

AS — Laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 mempertemukan dua raksasa Eropa, Prancis dan Inggris. Meski bukan partai final, duel ini dipastikan tetap menyita perhatian publik sepak bola dunia karena mempertemukan dua tim bertabur bintang yang sama-sama datang dengan ambisi menutup turnamen dengan kemenangan. Pertandingan yang digelar Minggu dini hari di Hard Rock Stadium, Miami, sebelum partai puncak mempertemukan Spanyol dan Argentina.

Prancis datang dengan luka setelah langkah mereka dihentikan Spanyol di semifinal. Sementara Inggris harus mengubur mimpi tampil di final usai dikalahkan Argentina dalam pertandingan yang berlangsung dramatis. Kini, kedua tim memiliki satu kesempatan terakhir untuk membawa pulang medali perunggu sekaligus menjaga harga diri sebagai kekuatan sepak bola dunia.

Sorotan utama dipastikan mengarah kepada Kylian Mbappé. Kapten Les Bleus tampil luar biasa sepanjang turnamen dan masih berpeluang menambah koleksi golnya dalam persaingan menuju Sepatu Emas. Di kubu Inggris, Harry Kane, Jude Bellingham, dan Bukayo Saka diharapkan mampu menjadi pembeda setelah gagal membawa The Three Lions melewati hadangan Argentina.

Selain pertarungan para bintang, duel ini juga sarat emosi. Bagi Didier Deschamps, pertandingan ini diyakini menjadi laga terakhirnya bersama tim nasional Prancis setelah lebih dari satu dekade memimpin Les Bleus. Sebuah kemenangan akan menjadi penutup yang manis bagi pelatih yang telah mempersembahkan berbagai gelar bergengsi untuk negaranya.

Secara permainan, Prancis sedikit lebih diunggulkan. Kecepatan Mbappé di sisi sayap, kreativitas lini tengah, dan efektivitas serangan membuat Les Bleus dinilai memiliki peluang lebih besar. Sebaliknya, Inggris tetap berbahaya melalui penguasaan bola dan kemampuan memanfaatkan bola mati, yang kerap menjadi senjata utama skuad asuhan Thomas Tuchel.

Walaupun hanya memperebutkan posisi ketiga, laga ini diprediksi berlangsung terbuka. Sejarah menunjukkan pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia sering menghadirkan banyak gol karena kedua tim bermain lebih lepas tanpa tekanan sebesar partai final.

Prediksi Skor

Prancis 2-1 Inggris

Mbappé diprediksi kembali menjadi pembeda lewat kecepatan dan naluri mencetak golnya, sementara Inggris berpotensi memberi perlawanan sengit melalui Kane dan Bellingham. Jika mampu tampil lebih efektif di depan gawang, Les Bleus berpeluang menutup Piala Dunia 2026 dengan finis di peringkat ketiga. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }