Kegiatan dipimpin IPTU Wilson Tanjung, bersama personel Turjawali Satlantas Polres Kutim. Selain memantau arus lalu lintas, personel juga melaksanakan patroli roda empat di titik-titik rawan kecelakaan maupun pelanggaran lalu lintas.KUTAI TIMUR – Satlantas Polres Kutai Timur (Kutim) terus meningkatkan patroli rutin di sejumlah ruas jalan guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Sangatta, Jumat (22/5/2026).
Melalui Unit Turjawali, patroli digelar dengan menyasar sejumlah titik strategis dan kawasan rawan pelanggaran, di antaranya Jalan A.W. Syahranie, Jalan Poros Sangatta–Bengalon, hingga kawasan Bukit Pelangi.
Kegiatan dipimpin IPTU Wilson Tanjung, bersama personel Turjawali Satlantas Polres Kutim. Selain memantau arus lalu lintas, personel juga melaksanakan patroli roda empat di titik-titik rawan kecelakaan maupun pelanggaran lalu lintas.
Dalam patroli tersebut, petugas memberikan teguran humanis kepada pengendara roda empat yang membawa muatan tidak sesuai aturan serta pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm standar SNI.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto melalui Kasat Lantas Polres Kutim AKP Rezky Nur Harismeihendra menyampaikan patroli rutin dan teguran humanis merupakan bagian dari pendekatan preventif Polri dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.
“Kami terus mengedepankan langkah humanis dalam memberikan edukasi kepada pengguna jalan. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama, sehingga kepatuhan terhadap aturan lalu lintas harus terus ditingkatkan,” ujar AKP Rezky Nur Harismeihendra.
AKP Rezky juga mengimbau masyarakat untuk selalu melengkapi perlengkapan keselamatan dan memperhatikan aturan berkendara demi keselamatan bersama.
“Gunakan helm standar, patuhi aturan muatan kendaraan, dan tetap tertib saat berkendara agar perjalanan aman dan nyaman,” pungkasnya. (one/asm)
Tidak ada komentar