Pemakai Uang Elektronik di Kaltim Tembus 4,90 Juta Orang

Ilustrasi.

newsborneo.id – Bank Indonesia mencatat kepemilikan akun uang elektronik (UE) di Kaltim sebanyak 4,90 juta akun hingga kuartal III/2022.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltim (KPwBI Kaltim) Ricky P Gozali menyatakan penggunaan alias pemakai uang elektronik di Kaltim terus mengalami pertumbuhan baik dari sisi nominal, volume, dan jumlah pengguna.

“Sejalan dengan kebijakan Bank Indonesia untuk mendorong perluasan dan percepatan transaksi nontunai,” ujarnya dalam keterangan resminya.

Dia menambahkan, pertumbuhan transaksi UE di Kaltim tercermin dari jumlah kepemilikan akun UE yang meningkat sebesar 68,45 persen (yoy).

Kendati demikian, pertumbuhan itu masih melambat dibandingkan kuartal sebelumnya yang tercatat tumbuh 99,64 persen (yoy).

Ricky mengungkapkan bahwa nominal transaksi UE pada kuartal III/2022 sebesar Rp1,03 triliun atau tumbuh 34,70 persen (yoy). Capaian itu masih lebih rendah dari kuartal sebelumnya yaitu sebesar 80,79 persen (yoy).

Hal ini sejalan dengan volume transaksi UE di Kaltim yang tercatat sebanyak 9,28 juta transaksi, menurun dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai 10,60 juta transaksi pada kuartal III/2022.

Dia menuturkan bahwa transaksi UE yang tumbuh 27,72 persen (yoy) masih lebih rendah dari kuartal sebelumnya yang tumbuh sebesar 64,25 persen (yoy) secara volume. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *