Lewat UMKM Insight #Series 1, DKUMPP Bontang Dorong Produk Lokal Lebih Siap Menembus Pasar Global

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
24 Jul 2026 18:55
2 menit membaca

NEWSBORNEO.ID – Pelaku usaha di Bontang didorong tidak hanya fokus menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memperkuat kesiapan usaha sebelum memperluas pasar hingga ke tingkat global.

Dorongan itu disampaikan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP) Kota Bontang melalui UMKM Insight #Series 1 yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Jumat (24/7/2026).

Kepala DKUMPP Bontang Eko Arisandi mengatakan, kesiapan menuju pasar luar negeri harus dibangun dari berbagai sisi. Mulai dari legalitas, standar produk, kapasitas produksi, kemasan hingga kemampuan membaca karakteristik pasar.

“Produk yang bagus harus dibarengi dengan kesiapan usaha. Itu yang perlu dipahami pelaku UMKM ketika ingin memperluas pasar,” kata Eko.

Kegiatan yang merupakan kolaborasi DKUMPP Bontang bersama PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI) tersebut diikuti 50 pelaku UMKM.

Mereka mendapat pembekalan terkait persiapan menghadapi pasar luar negeri, peningkatan kualitas produk dan strategi pemasaran.

Pasar Singapura menjadi salah satu materi utama dalam kegiatan tersebut.

Founder sekaligus Director Dgayatri International Pte. Ltd., Dyah Gayatri, turut memberikan pemahaman mengenai karakteristik pasar dan hal-hal yang perlu dipersiapkan pelaku usaha sebelum masuk ke pasar internasional.

Menurut Eko, pengembangan UMKM tidak cukup dilakukan melalui pelatihan satu kali. DKUMPP juga menyiapkan langkah lanjutan berupa pendampingan, kurasi produk, fasilitasi promosi hingga penguatan jejaring bisnis.

Pendekatan tersebut diharapkan membuat pelaku UMKM memiliki persiapan yang lebih matang ketika mendapatkan peluang pemasaran di luar daerah maupun luar negeri.

Eko menegaskan, kolaborasi dengan dunia usaha dan pihak pendukung lainnya menjadi bagian penting dalam membuka akses pengembangan bagi UMKM Bontang.

“Harapannya, pengetahuan yang diperoleh bisa diterapkan untuk meningkatkan kualitas usaha dan membuka peluang pasar yang lebih luas,” pungkasnya. (ADV)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }