Ketua DPC Gerindra Bontang, Agus Haris.
DPC Partai Gerindra Bontang menyatakan memiliki lebih dari 300 kader aktif, dengan sekira 40 persen di antaranya merupakan perempuan. Komposisi tersebut dinilai menjadi modal awal untuk memperkuat peran perempuan dalam politik lokal menjelang Pemilu 2029.
Ketua DPC Gerindra Bontang, Agus Haris, mengatakan keterlibatan perempuan di internal partai mulai menunjukkan perkembangan positif, meski masih menghadapi sejumlah tantangan di tingkat elektoral.
“Perempuan sekitar 40 persen dari kader kami,” ujar Agus, Sabtu (19/4/2026).
Menurut dia, angka tersebut menjadi fondasi penting untuk mendorong peningkatan keterwakilan perempuan, khususnya dalam pencalonan legislatif di masa mendatang.
Ia menilai, selama ini persoalan utama bukan hanya pada pemenuhan kuota, tetapi juga pada kualitas, kesiapan, dan daya saing kandidat perempuan dalam kontestasi politik.
“Ini jadi modal awal memperkuat peran perempuan,” katanya.
Agus menegaskan, partai tidak hanya menargetkan pemenuhan kuota minimal 30 persen perempuan sebagaimana diatur dalam regulasi, tetapi juga ingin memastikan kehadiran figur perempuan yang memiliki kapasitas dan pengaruh di masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui proses kaderisasi internal, penguatan peran di struktur partai, serta penjaringan bakal calon legislatif sejak dini. “Kami ingin perempuan tidak sekadar pelengkap,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan keterlibatan perempuan juga diharapkan mampu memperluas basis dukungan partai di tingkat akar rumput, terutama di komunitas keluarga dan sosial.
Meski komposisi kader perempuan relatif tinggi, Agus mengakui kondisi tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam keterwakilan di lembaga legislatif. Saat ini, dari total 25 kursi DPRD Bontang, hanya satu yang diisi oleh perempuan. “Keterwakilan masih sangat minim,” katanya.
Kondisi ini, menurut dia, menjadi pekerjaan rumah bagi partai untuk menjembatani kesenjangan antara kekuatan internal dan hasil elektoral. Sebagai bagian dari strategi menghadapi Pemilu 2029, Gerindra Bontang mulai menyiapkan lebih banyak kandidat perempuan yang dinilai potensial. Partai menargetkan peningkatan jumlah caleg perempuan secara signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
Langkah ini juga sejalan dengan penguatan mesin partai yang saat ini tengah dilakukan secara bertahap, mulai dari konsolidasi struktur hingga peningkatan kualitas kader. [RED]
Tidak ada komentar