Timnas Swiss menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu kandidat kuat di Grup B Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Bosnia dan Herzegovina di Stadion Los Angeles, Inglewood, California, Kamis (18/6/2026).Newsborneo.id – Timnas Swiss menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu kandidat kuat di Grup B Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Bosnia dan Herzegovina di Stadion Los Angeles, Inglewood, California, Kamis (18/6/2026).
Laga yang berlangsung ketat sepanjang babak pertama berubah drastis setelah Swiss melakukan sejumlah pergantian pemain. Salah satu keputusan terbaik pelatih Murat Yakin adalah memasukkan gelandang muda Johan Manzambi yang kemudian menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.
Setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol hingga turun minum, Swiss mulai mengambil alih jalannya laga pada babak kedua. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-71 ketika Manzambi sukses memanfaatkan peluang dan menjebol gawang Bosnia untuk membawa timnya unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan. Bosnia yang berusaha mengejar ketertinggalan justru kesulitan menghadapi tekanan Swiss yang semakin agresif.
Keunggulan Swiss bertambah pada menit ke-84 melalui penyelesaian Ruben Vargas. Enam menit kemudian, Vargas kembali berperan penting dengan mengirim umpan matang yang diselesaikan Manzambi menjadi gol keduanya dalam laga tersebut.
Bosnia yang bermain dengan 10 pemain setelah Tarik Muharemovic menerima kartu merah sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Ermin Mahmic pada masa injury time.
Namun Swiss memastikan kemenangan telak setelah kapten Granit Xhaka menuntaskan tendangan penalti pada menit ke-90+7. Skor 4-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan tersebut membawa Swiss mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan dan menempatkan mereka di posisi teratas klasemen sementara Grup B. Mereka unggul produktivitas gol atas Kanada yang memiliki poin serupa.
Sorotan utama pertandingan tertuju kepada Johan Manzambi. Pemain berusia 20 tahun itu tidak hanya mencetak dua gol penting, tetapi juga mencatatkan sejarah baru bagi sepak bola Swiss di ajang Piala Dunia.
Dengan usia 20 tahun 247 hari, Manzambi menjadi pemain termuda Swiss yang mampu mencetak dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia. Ia juga tercatat sebagai pemain pertama Swiss yang berhasil membukukan lebih dari satu gol dalam laga Piala Dunia setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Penampilan impresif tersebut membuat gelandang Freiburg itu dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu talenta muda yang patut diperhitungkan di turnamen ini.
Dengan satu pertandingan tersisa di fase grup, Swiss kini berada dalam posisi yang sangat menguntungkan untuk mengamankan tiket ke babak gugur. Sebaliknya, Bosnia dan Herzegovina harus meraih hasil maksimal pada laga terakhir untuk menjaga peluang melaju ke fase berikutnya.(*)
Tidak ada komentar