Disparpora Balikpapan Dorong Anak Muda Ciptakan Peluang di Tengah Perkembangan IKN

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
28 Okt 2026 19:47
Warta 0
3 menit membaca

BALIKPAPAN – Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma, mendorong generasi muda agar semakin mandiri, berdaya saing, dan mampu mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah.

Menurut Ratih, pemuda tidak cukup hanya menjadi penerima manfaat pembangunan. Generasi muda harus mampu menjadi pelaku yang menciptakan peluang, mengembangkan potensi, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Balikpapan.

Pesan tersebut disampaikannya seusai menghadiri peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Balikpapan, Rabu (28/10/2026).

Ratih mengatakan, pembinaan kepemudaan ke depan perlu menempatkan kemandirian sebagai salah satu fondasi utama. Pemuda harus dibekali kemampuan dan keterampilan agar mampu mengembangkan potensi diri tanpa terus bergantung pada pemerintah maupun pihak lain.

“Jadi arahnya pemuda itu mandiri. Kita benar-benar harus bersaing karena kita berhubungan dengan masyarakat dan kota yang menjadi bagian penting dari pembangunan,” ujar Ratih.

Pemuda Harus Jadi Pelaku Pembangunan

Ratih menilai, posisi Balikpapan sebagai salah satu kota yang terus berkembang di Kalimantan Timur membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam berbagai sektor.

Peluang tersebut mencakup kewirausahaan, ekonomi kreatif, olahraga, hingga bidang lain yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, ia berharap pemuda mampu memandang perkembangan kota sebagai kesempatan untuk berkarya dan menciptakan peluang, bukan sekadar menjadi penonton di tengah perubahan yang berlangsung.

Kemampuan membangun usaha dan menjadi pelaku ekonomi lokal dinilai penting agar pertumbuhan kota turut memberikan manfaat bagi masyarakat Balikpapan.

“Kita harus menjadi pelaku di kota kita sendiri. Bagaimana usaha-usaha yang ada di kota ini bisa menjadi contoh dan memberikan kontribusi bagi pembangunan,” katanya.

Menurut Ratih, kemandirian juga harus diwujudkan melalui keberanian mengambil inisiatif, mengembangkan gagasan, serta menciptakan kegiatan produktif yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Kolaborasi Jadi Kunci Pengembangan Pemuda

Ratih menegaskan, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri dalam meningkatkan kualitas generasi muda. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat untuk membangun ekosistem yang mendukung lahirnya pemuda kreatif dan mandiri.

Melalui berbagai kegiatan kepemudaan yang diselenggarakan Disparpora, pemuda didorong saling bertukar pengalaman, memperluas jejaring, serta menjalin kerja sama dalam mengembangkan potensi masing-masing.

Upaya tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda untuk menghasilkan karya, merintis usaha, dan mengembangkan kemampuan sesuai minat serta kebutuhan zaman.

Selain memperluas jejaring, organisasi kepemudaan dan komunitas juga diharapkan menjadi ruang tumbuhnya gagasan baru yang dapat mendukung pembangunan daerah.

Peluang IKN Harus Disambut dengan Kesiapan

Sebagai salah satu kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan memiliki posisi strategis dalam perkembangan ekonomi dan pembangunan di Kalimantan Timur.

Situasi tersebut membuka peluang bagi generasi muda untuk mengambil peran dalam berbagai bidang, mulai dari dunia kerja dan kewirausahaan hingga inovasi serta ekonomi kreatif.

Namun, peluang itu perlu diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia. Ratih berharap pemuda Balikpapan terus meningkatkan keterampilan, menguasai teknologi, mengembangkan kreativitas, dan memperkuat kemampuan berwirausaha agar mampu bersaing.

Ia juga mendorong agar semangat kemandirian tidak berhenti pada kegiatan seremonial peringatan Hari Sumpah Pemuda. Nilai tersebut perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Pemuda diharapkan berani mengambil peluang, membangun usaha, meningkatkan kapasitas diri, serta berkontribusi bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Ratih pun menyampaikan pesan kepada generasi muda agar terus bergerak, mengembangkan potensi, dan mengambil bagian dalam kemajuan daerah.

“Pemuda Balikpapan maju, Indonesia Jaya,” tegasnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }