Cegah Narkoba dari Sekolah hingga Keluarga, Polda Kaltim Ajak Generasi Muda Perkuat Ketahanan Diri

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
10 Agu 2026 16:19
3 menit membaca

Samarinda — Upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kalimantan Timur terus diperkuat dengan melibatkan generasi muda, lembaga pendidikan, tokoh agama, keluarga, dan masyarakat. Pesan tersebut mengemuka dalam talk show bertajuk “Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat Melalui GANAS ANNAR Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045” yang digelar di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, Sabtu (8/8/2026).

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Romylus Tamtelahitu menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut.

Talk show juga menghadirkan Sekretaris MUI Kaltim Ustaz Machnun Husni dan unsur Pencegahan dan Pemberdayaan BNNP Kaltim, Ahmad Fadholi.

Kegiatan diikuti perwakilan pelajar tingkat SMP, SMA, SMK dan madrasah, santri pondok pesantren, mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, majelis taklim, tokoh masyarakat serta pengurus masjid di Samarinda.

Dalam pemaparannya, Romylus menekankan, pencegahan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Menurut dia, keluarga dan lingkungan sosial memiliki peran penting dalam membentengi generasi muda dari pengaruh narkotika.

“Kita harus meningkatkan rasa kepedulian terhadap keluarga, teman, dan orang-orang di sekitar kita. Pencegahan narkoba harus dimulai dari kepedulian bersama, karena lingkungan yang sehat akan membantu membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan kuat,” ujar Romylus.

Ia mengatakan, generasi muda merupakan kelompok yang perlu mendapatkan perhatian serius dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Edukasi yang dilakukan sejak lingkungan sekolah, keluarga, hingga komunitas keagamaan dinilai penting untuk membangun kesadaran sekaligus kemampuan menolak ajakan penyalahgunaan narkoba.

Romylus juga mendorong kolaborasi antara kepolisian, Badan Narkotika Nasional, pemerintah daerah, Majelis Ulama Indonesia, lembaga pendidikan, tokoh agama, organisasi masyarakat, serta keluarga.

“Penanganan masalah narkotika membutuhkan kerja sama semua pihak. Polri tidak bisa bekerja sendiri. Pemerintah, BNN, MUI, tokoh agama, sekolah, keluarga, dan masyarakat harus memiliki komitmen yang sama untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai dampak penyalahgunaan narkotika terhadap kesehatan, keluarga, lingkungan sosial, pendidikan, hingga masa depan generasi muda.

Selain itu, peran ulama, dai, tokoh agama, dan organisasi keagamaan dinilai strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Pesan pencegahan narkoba dapat disampaikan melalui kegiatan keagamaan dan pembinaan masyarakat secara berkelanjutan.

Talk show tersebut sekaligus menjadi ruang dialog bagi peserta untuk memahami langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba dan membangun ketahanan diri menghadapi berbagai pengaruh negatif di lingkungan sekitar.

Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab dan foto bersama. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan tertib.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbentuk komitmen bersama antara aparat penegak hukum, pemerintah, tokoh agama, lembaga pendidikan, masyarakat, dan generasi muda dalam memperkuat pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kalimantan Timur. (*)

Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi muda yang sehat dan produktif untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }