Bontang Masuk 3 Besar Terbaik Pelayanan Adminduk se-Kaltim, Berikut Deretan Capaiannya

Redaksi
6 Agu 2025 22:10
2 menit membaca

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang terus mendorong perbaikan layanan administrasi kependudukan (adminduk). Salah satunya lewat kegiatan Forum Konsultasi Publik dan Sosialisasi Kebijakan Adminduk 2025, Rabu pagi (6/8/2025) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota.

Mewakili Wali Kota Bontang, Wakil Wali Kota Agus Haris hadir langsung membuka acara. “Konsultasi publik ini bukan formalitas. Ini langkah konkret melibatkan masyarakat dalam peningkatan layanan kependudukan,” tegasnya.

Ia mengingatkan, dokumen seperti KTP, KK, hingga akta kelahiran bukan sekadar data. Tapi kunci utama akses layanan dasar—seperti pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial.

“Jika layanan adminduk lambat, dampaknya bisa besar. Maka harus terus kita benahi,” ucapnya.

Agus Haris mengapresiasi capaian Dinas Dukcapil Kota Bontang. Berdasarkan evaluasi semester I 2025, Bontang masuk tiga besar terbaik dari 10 kabupaten/kota di Kaltim.

Capaian tersebut meliputi:

  • Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM): 96,56 (sangat baik)
  • Indeks Kepatuhan Pelayanan Publik: 95,58 (kategori hijau)
  • Indeks Pelayanan Publik (IPP): 4,28 (kategori A-)
  • Perekaman KTP-el: 99,4%
  • Akta kelahiran anak 0–18 tahun: 99,52%
  • Kartu Identitas Anak (KIA): 80,44% (melampaui target nasional)

Namun, Agus tak menutup mata soal tantangan di lapangan. Ia menyoroti wilayah Sidrap yang hingga kini belum mendapat layanan optimal karena sengketa batas dengan Kutai Timur.

“Wilayah ini dihuni sekitar 3.000 jiwa. Persoalan batas yang belum tuntas sejak 2005 membuat layanan jadi terhambat,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, Pemprov Kaltim dijadwalkan turun langsung meninjau lokasi dalam waktu dekat.

Wakil Wali Kota juga menyinggung pentingnya pendataan yang inklusif. Salah satunya soal janda, kelompok rentan yang kerap luput dari perhatian.

“Kita ingin semua data terekam lengkap. Termasuk warga rentan seperti janda atau lansia. Ini penting untuk kebijakan perlindungan sosial,” ujarnya.

Isu lain yang turut disorot adalah rendahnya aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Kepala Disdukcapil Provinsi Kaltim, Kasmawati, mengakui penyebabnya antara lain maraknya penipuan yang mencatut nama Disdukcapil.

Modusnya, pelaku meminta data pribadi warga melalui WhatsApp atau telepon. Tujuannya: membobol rekening korban.

“Kami terus edukasi masyarakat agar tidak mudah tertipu. Jangan pernah berikan data pribadi ke pihak tak dikenal,” tegas Kasmawati.

Forum ini, kata Agus Haris, jadi momentum memperkuat komitmen bersama. Ia berharap pelayanan adminduk di Bontang makin cepat, akurat, dan inklusif.

“Dengan teknologi, kita bisa dorong pelayanan publik yang lebih adaptif dan transparan. Tapi dukungan anggaran dan SDM juga harus ditingkatkan,” ucapnya.

Ia juga menegaskan pentingnya dukungan DPRD Bontang untuk memperkuat infrastruktur pelayanan.

“Semoga forum ini jadi awal dari transformasi layanan kependudukan yang lebih baik,” tutupnya.

 

[SET/RE]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }
news-0612-mu

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

8881

8882

8883

8884

8885

8886

8887

8888

8889

8890

8891

8892

8893

8894

8895

8941

8942

8943

8944

8945

8946

8947

8948

8949

8950

8952

8953

8954

8955

9001

9002

9003

9004

9005

9006

9007

9008

9009

9010

9011

9012

9013

9014

9015

10031

10032

10033

10034

10035

10036

10037

10038

10039

10040

10041

10042

10043

10044

10045

8896

8897

8898

8899

8900

8956

8957

8958

8959

8960

8961

8962

8963

8964

8965

8966

8967

8968

8969

8970

9016

9017

9018

9019

9020

9021

9022

9023

9024

9025

9026

9027

9028

9029

9030

10046

10047

10048

10049

10050

10051

10052

10053

10054

10055

10056

10057

10058

10059

10060

8971

8972

8973

8974

8975

8976

8977

8978

8979

8980

8981

8982

8983

8984

8985

9031

9032

9033

9034

9035

9036

9037

9038

9039

9040

9041

9042

9043

9044

9045

8866

8867

8868

8869

8870

8871

8872

8873

8874

8875

8876

8877

8878

8879

8880

8996

8997

8998

8999

9000

9046

9047

9048

9049

9050

9051

9052

9053

9054

9055

10061

10062

10063

10064

10065

10066

10067

10068

10069

10070

10001

10002

10003

10004

10005

10006

10007

10008

10009

10010

10011

10012

10013

10014

10015

10016

10017

10018

10019

10020

10021

10022

10023

10024

10025

10026

10027

10028

10029

10030

10071

10072

10073

10074

10075

10076

10077

10078

10079

10080

10081

10082

10083

10084

10085

news-0612-mu