Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep (kiri) dan ketua DPD PSI Kota Bontang, Ali Ridho Lapatau (kanan).BONTANG – Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bontang resmi terbentuk. Ali Ridho Lapatau dipercaya menakhodai PSI Bontang setelah menerima mandat dan dilantik dalam agenda Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Kalimantan Timur di Samarinda, akhir pekan lalu.
Masuknya Ali Ridho ke dunia politik menjadi langkah baru dalam perjalanan kariernya. Selama ini dikenal sebagai kalangan pengusaha, Ridho mengaku tertarik bergabung dengan PSI karena menilai partai tersebut memiliki semangat perubahan yang sejalan dengan pandangannya mengenai pembangunan dan keterlibatan masyarakat.
Ia mengatakan keputusan bergabung dengan PSI bukan diambil secara spontan. Proses pertimbangan yang cukup panjang dilakukan sebelum akhirnya memilih partai yang dinilai mampu menjadi wadah untuk memperjuangkan gagasan dan kepentingan masyarakat.
“Setelah melalui banyak pertimbangan, saya merasa PSI memiliki arah perjuangan yang sesuai dengan nilai-nilai yang saya yakini. Karena itu saya mantap bergabung dan siap mengemban amanah ini,” ujarnya.
Menurut Ridho, politik seharusnya tidak hanya dipandang sebagai sarana memperoleh kekuasaan, melainkan menjadi instrumen untuk menghadirkan perubahan dan solusi bagi masyarakat. Karena itu, ia ingin membangun budaya politik yang lebih sehat, terbuka, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Salah satu fokus yang akan didorong selama masa kepemimpinannya adalah meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam proses politik. Ia menilai anak muda memiliki kapasitas besar untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah dan perlu diberikan ruang yang lebih luas untuk berpartisipasi.
“Generasi muda harus menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan. Mereka bukan sekadar pelengkap dalam politik, tetapi harus menjadi aktor yang ikut menentukan masa depan daerah,” katanya.
Ridho juga menyoroti potensi bonus demografi yang dimiliki Kota Bontang. Menurutnya, jumlah penduduk usia produktif yang besar harus diimbangi dengan kesempatan dan ruang partisipasi agar menjadi modal pembangunan yang positif.
Di bawah kepemimpinannya, PSI Bontang akan membawa semangat pembaruan melalui konsep “The New PSI”. Ia ingin menghadirkan partai yang lebih dekat dengan masyarakat, terbuka terhadap berbagai gagasan, dan menjadi wadah kolaborasi bagi kelompok muda maupun komunitas masyarakat lainnya.

Dalam waktu dekat, DPD PSI Bontang akan memprioritaskan penguatan organisasi hingga tingkat akar rumput. Konsolidasi internal menjadi langkah awal untuk memastikan mesin partai berjalan optimal menjelang berbagai agenda politik ke depan.
Ridho mengungkapkan bahwa salah satu target yang diberikan kepada kepengurusan baru adalah menyelesaikan pembentukan struktur partai hingga tingkat kelurahan dalam waktu yang telah ditentukan oleh partai.
“Kami akan fokus membangun struktur organisasi yang solid dan memastikan kehadiran PSI dapat dirasakan hingga tingkat kelurahan,” ujarnya.
Ia pun membuka pintu bagi masyarakat yang ingin bergabung dan berkontribusi bersama PSI. Menurutnya, partai harus menjadi ruang bersama bagi warga yang memiliki semangat membangun daerah dan memperjuangkan kepentingan masyarakat luas.
“Kami ingin PSI menjadi rumah bagi siapa saja yang memiliki niat baik untuk ikut memajukan Kota Bontang,” tutupnya.
Tidak ada komentar