
BALIKPAPAN – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Balikpapan membagikan 5.000 masker kepada masyarakat sebagai upaya membantu melindungi warga dari paparan kabut asap yang memengaruhi kualitas udara.
Aksi sosial tersebut menyasar masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan, termasuk pekerja lapangan dan warga yang beraktivitas di jalan.
Ketua TP PKK Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas’ud, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara yang perlu diwaspadai.
“Kita melakukan kegiatan ini karena TP PKK peduli kepada masyarakat yang bekerja di luar rumah, di outdoor. Semoga ini bisa mengatasi agar anak-anak kita tidak terpapar ISPA,” kata Nurlena, Kamis (15/10/2026).
Ia mengimbau masyarakat agar menggunakan masker ketika berada di luar ruangan. Selain itu, warga diminta tetap menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Nurlena juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pemerintah dalam menghadapi kondisi kualitas udara yang memburuk.
“Masyarakat yang lain juga menjaga kesehatannya, karena kita ini bagaimana kita selalu berkoordinasi dengan pemerintah. Udaranya ternyata memang udara yang kita hidup sekarang memang berbahaya,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 5.000 masker disiapkan untuk didistribusikan melalui jajaran kecamatan dan sejumlah titik sasaran di Kota Balikpapan.
“Masker yang saya bagi ada 5.000. Tadi sudah dibagikan kepada kecamatan. Kecamatan kita bagi sekitar 1.500,” ungkapnya.
Nurlena berharap gerakan berbagi masker ini dapat menginspirasi komunitas dan berbagai elemen masyarakat untuk ikut membantu warga yang rentan terpapar polusi udara.
Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat yang bekerja di luar ruangan perlu menjadi gerakan bersama, bukan hanya dilakukan oleh TP PKK.
“Ke depannya banyak lagi komunitas yang ikut berbagi, berempati kepada warga yang memang bekerja di luar ruangan,” katanya.
Ia menegaskan TP PKK Kota Balikpapan akan terus berupaya hadir membantu masyarakat sesuai kebutuhan di lapangan.
“Ini kegiatan kita bersama. Terus bergerak, terus berdaya untuk warga kita semua,” ujar Nurlena.
Pembagian masker ini menjadi salah satu bentuk dukungan kepada masyarakat agar lebih memperhatikan perlindungan kesehatan selama kualitas udara belum membaik. Warga yang harus beraktivitas di luar ruangan diimbau mengurangi paparan asap dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami keluhan pernapasan. (*)
Tidak ada komentar