Semarak Ngeruwet Kuto di Bontang, Ribuan Mpek-Mpek Dibagikan dan Anak Yatim Dapat Santunan

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
25 Sep 2026 14:23
3 menit membaca

BONTANG – Ribuan warga Kota Bontang kembali merasakan manfaat nyata dari tradisi budaya yang dikemas dengan semangat berbagi dan kepedulian sosial.

Sebanyak 2.026 mangkuk mpek-mpek dibagikan gratis kepada masyarakat dalam Kenduri Akbar Ngeruwet Kuto Sedekah Bumi 2026 yang digelar Majelis Selawat Bontang (MSB) di UMKM Center Kota Bontang, Kamis (24/9/2026).

Tak hanya berbagi kuliner, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyaluran santunan kepada anak yatim, khataman kitab Maulid, pengajian akbar, hingga doa bersama.

Kenduri Akbar ini menjadi penutup rangkaian Safari Maulid yang telah berlangsung selama 41 malam di sejumlah wilayah Kota Bontang.

Bagi MSB, rangkaian kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni budaya maupun keagamaan. Tradisi Ngeruwet Kuto Sedekah Bumi dimaknai sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus ikhtiar menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Semangat berbagi juga menjadi salah satu pesan utama dalam kegiatan tersebut. Ribuan porsi makanan yang dibagikan secara cuma-cuma menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, bersilaturahmi, sekaligus menikmati hasil dari kegiatan sosial yang digagas bersama.

Pemerintah Kota Bontang pun menyatakan keterbukaannya untuk terus berkolaborasi dengan masyarakat dalam kegiatan serupa yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Dukungan tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Pemkot Bontang, Anwar Sadat, yang hadir mewakili Wali Kota Bontang.

Menurut Anwar, pelestarian tradisi selawat yang dikombinasikan dengan kegiatan sosial memiliki nilai penting karena mampu memperkuat kebersamaan masyarakat di tengah keberagaman Kota Bontang.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama menjaga lingkungan, memperkuat kebersamaan, dan menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat,” ujar Anwar.

Ia mengapresiasi keterlibatan berbagai elemen masyarakat yang ikut menjaga keberlangsungan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam merawat tradisi sekaligus menghadirkan kegiatan yang memiliki dampak sosial.

Kegiatan Ngeruwet Kuto Sedekah Bumi 2026 juga semakin semarak dengan kehadiran Ketua Umum PBNU DKI Jakarta KH Zulfa Mustofa.

KH Zulfa Mustofa hadir untuk mengisi Tabligh Akbar sekaligus memimpin doa bersama sebagai rangkaian puncak acara. Doa tersebut ditujukan untuk keselamatan dan keberkahan bagi masyarakat Kota Bontang.

Kehadiran berbagai unsur juga menunjukkan luasnya dukungan terhadap kegiatan tersebut. Sejumlah perwakilan Polres Bontang, Yonarhanud 7/ABC, Kementerian Agama, hingga unsur Forkopimcam turut hadir.

Sementara itu, sebagai tuan rumah, Ketua Umum MSB Gus Choirul Amin ikut menyambut langsung para tamu dan masyarakat yang hadir.

Acara tersebut turut dihadiri Rois Syuriah PCNU Bontang KH Mulkan Adzima serta Kapolsek Bontang Utara AKP Lukito.

Dengan berakhirnya Kenduri Akbar tersebut, rangkaian Safari Maulid selama 41 malam resmi ditutup. MSB berharap tradisi tersebut tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi terus berkembang menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, kepedulian sosial, dan semangat berbagi di tengah masyarakat Bontang. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }