Wakil Wali Kota Balikpapan Dr Ir H Bagus Susetyo, MM., saat menghadiri kegiatan Jumpa Wanita Terpuji (WATER) Se-Kalimantan 2026 yang digelar Departemen Kaum Wanita Daerah Gereja Sidang-Sidang Jemaat Allah Kalimantan Timur di Hotel Grand Tiga Mustika, Balikpapan, Rabu (1/8/2026).BALIKPAPAN – Perempuan memiliki peran yang semakin strategis dalam pembangunan, tidak hanya sebagai penjaga ketahanan keluarga, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan perubahan sosial di tengah masyarakat. Di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang, pemberdayaan perempuan dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam menciptakan keluarga yang tangguh dan daerah yang maju.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, M.M., saat menghadiri kegiatan Jumpa Wanita Terpuji (WATER) Se-Kalimantan 2026 yang diselenggarakan Departemen Kaum Wanita Daerah Gereja Sidang-Sidang Jemaat Allah Kalimantan Timur di Hotel Grand Tiga Mustika, Balikpapan, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri peserta dari lima provinsi di Pulau Kalimantan, yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara. Forum ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus penguatan kapasitas perempuan dari berbagai latar belakang.
Dalam sambutannya, Bagus menegaskan bahwa peran perempuan saat ini telah berkembang jauh melampaui fungsi domestik. Perempuan kini berkontribusi besar dalam berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan seperti WATER memiliki nilai strategis karena memberikan ruang bagi perempuan untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, serta meningkatkan kapasitas diri dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Menjadi perempuan mandiri bukan hanya soal memiliki penghasilan, tetapi juga bagaimana mengembangkan potensi diri untuk memberikan manfaat bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat,” ujar Bagus.
Ia menilai perubahan kondisi ekonomi global menuntut setiap keluarga memiliki kemampuan beradaptasi yang baik. Dalam situasi tersebut, perempuan memiliki peluang besar untuk menjadi bagian dari solusi melalui kreativitas, inovasi, dan semangat kewirausahaan.
Kontribusi perempuan, lanjutnya, kini semakin terlihat dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan kualitas pendidikan, sektor kesehatan, hingga berbagai program pemberdayaan masyarakat. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya perempuan harus terus menjadi perhatian bersama.
Pada kesempatan tersebut, Bagus juga mengapresiasi prestasi Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan yang berhasil meraih Juara Umum Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa perempuan mampu menjadi motor perubahan ketika diberikan kesempatan untuk berkembang dan berinovasi.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki kapasitas besar untuk menghadirkan inovasi dan menggerakkan pembangunan, mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat secara luas,” katanya.
Pemerintah Kota Balikpapan, lanjut Bagus, akan terus memperkuat berbagai program pemberdayaan perempuan melalui peningkatan akses pendidikan, penguasaan teknologi, pengembangan keterampilan, serta dukungan terhadap kegiatan ekonomi produktif.
Ia berharap pertemuan WATER Se-Kalimantan 2026 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga melahirkan kolaborasi dan gagasan yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat di berbagai daerah.
“Perempuan yang berdaya akan melahirkan keluarga yang kuat, masyarakat yang produktif, dan menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah. Karena itu, kami akan terus mendukung berbagai upaya yang mendorong perempuan untuk berkembang dan mengambil peran strategis dalam pembangunan,” tutup Bagus. (*)
Tidak ada komentar