Pembukaan pendaftaran berlangsung di Kantor Sekretariat DPD Partai Golkar Bontang, Jalan Pattimura, Kecamatan Bontang Utara, Rabu (24/6/2026).Bontang – Dinamika politik internal Partai Golkar Kota Bontang mulai menghangat menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kota Bontang. Panitia resmi membuka tahapan penjaringan calon Ketua DPD Golkar Bontang periode 2025-2030 dengan sejumlah syarat ketat bagi kader yang ingin maju.
Pembukaan pendaftaran berlangsung di Kantor Sekretariat DPD Partai Golkar Bontang, Jalan Pattimura, Kecamatan Bontang Utara, Rabu (24/6/2026). Sejak tahapan ini dibuka, kader yang memiliki kesiapan untuk memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut sudah dapat mengambil formulir pencalonan.
Sekretaris Steering Committee (SC) Musda DPD Golkar Bontang, Lafendri, menjelaskan pelaksanaan Musda merupakan tindak lanjut dari amanat organisasi setelah adanya surat dari DPD Partai Golkar Provinsi yang mengacu pada hasil Munas Partai Golkar ke-11.
“Ini merupakan perintah organisasi untuk melaksanakan Musda di tingkat daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota. Pelaksanaan ini juga diperkuat dengan keputusan Kementerian Hukum dan HAM,” ujar Lafendri.
Ia menyebutkan, proses penjaringan calon Ketua DPD Golkar Bontang dibuka selama tiga hari. Setelah mengambil formulir, para bakal calon wajib mengembalikan berkas yang telah dilengkapi untuk selanjutnya dilakukan verifikasi oleh panitia.
“Mulai hari ini kami membuka kesempatan bagi kader Partai Golkar yang ingin mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Golkar Kota Bontang. Setelah formulir dikembalikan, akan dilakukan verifikasi sesuai aturan organisasi,” jelasnya.
Namun, peluang untuk maju tidak terbuka bagi semua kader secara otomatis. Terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, termasuk rekam jejak dan pengalaman dalam struktur partai.
Ketua Penjaringan Calon Ketua DPD Partai Golkar Bontang, HM Idrus, menegaskan setiap bakal calon harus memenuhi ketentuan organisasi yang telah ditetapkan.
Ia menyampaikan, salah satu syarat utama adalah calon wajib memiliki pengalaman sebagai pengurus partai minimal lima tahun serta memperoleh dukungan minimal 30 persen dari pemilik suara Musda.
“Calon harus memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan organisasi, salah satunya pernah menjadi pengurus partai selama lima tahun, mendapat dukungan 30 persen dari pemilik suara, dan memiliki bukti telah mengikuti pelatihan kader,” kata HM Idrus.
Sementara itu, Lafendri juga menambahkan bahwa calon ketua nantinya harus menunjukkan kesiapan memimpin partai, tidak hanya dari sisi dukungan politik, tetapi juga kapasitas dan loyalitas terhadap organisasi.
Ketua Panitia Pelaksana Musda DPD Golkar Bontang, Andi Amri, memastikan agenda puncak Musda akan digelar pada Sabtu (27/6/2026) pukul 13.00 WITA di Hotel Grand Mutiara Bontang.
Rangkaian Musda akan dimulai dengan agenda pembukaan, dilanjutkan rapat komisi, hingga proses utama pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kota Bontang.
“Pelaksanaan Musda ini kami harapkan berjalan aman, tertib, dan sesuai mekanisme organisasi. Yang terpenting seluruh proses berjalan dengan amanah,” ungkap Andi Amri.
Dengan dibukanya tahapan penjaringan ini, pertarungan menuju kursi Ketua DPD Golkar Bontang resmi dimulai. Para kader kini tidak hanya diuji dari kesiapan maju, tetapi juga kekuatan dukungan serta rekam jejak mereka di tubuh partai.(Irw)
Tidak ada komentar